PMI Segera Kirimkan Bantuan ke Myanmar

JAKARTA – Ditargetkan dalam waktu dekat, PMI akan berangkatkan personil spesialis  assessment dan kirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik di Myanmar. Direncanakan, bantuan yg dikirimkan berupa paket sarung, selimut, dan hygiene kit.

“Terkait bantuan kemanusiaan untuk bencana sosial di Myanmar, PMI akan menandatangani Memo of Understanding (MoU) pada 8 September 2012 di Myanmar dengan pihak Palang Merah Myanmar," kata Sekretaris Jenderal PMI Budi A. Adiputro, di Markas Pusat PMI, Jakarta, Selasa 21 Agustus 2012, dalam rapat bersama terkait bantuan kemanusiaan PMI di Myanmar.

Kata dia, untuk tahap pertama, PMI akan mengutamakan emergency support dan early recovery. PMI juga akan mengirimkan satu unit pesawat jenis BAE 146 dengan kapasitas 8 ton beserta bantuan logistik, langsung dari Jakarta ke Sitwee, Myanmar.

"Diharapkan, dengan sarana ini PMI dapat melakukan distribusi bantuan di sana," ujarnya.

Ia menambahkan, bersama bantuan logistik tersebut PMI juga akan berangkatkan beberapa personil spesialis assessment ke Myanmar. Berdasarkan hasil assessment tersebut, PMI akan membuat beberapa rekomendasi bantuan untuk tahap berikutnya.

Berdasarkan laporan dari hasil kunjungan ke Myanmar pada 10-11 Agustus 2012 lalu, disampaikan oleh Sekjen PMI bahwa jumlah pengungsi di Rakhine, Myanmar, fluktuatif dengan kisaran jumlah 60.000 sampai dengan 100.000 orang.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Sekjen PMI mengharapkan bahwa distribusi bantuan PMI untuk tahap pertama dapat menjangkau sasaran yang tepat.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply