PLN Gandeng Babinsa Kodim 0116/Nagan Raya Uji Kualitas Batubara

PLN Gandeng Babinsa Kodim 0116/Nagan Raya Uji Kualitas Batubara

SUKA MAKMUR – PT PLN (Persero) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menandatangani nota kesepahaman tentang penyelenggaraan pendampingan dan pelatihan dalam rangka penerimaan dan pengujian batubara. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjut arahan dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh Komandan Kodim dan Komandan Korem pada awal Desember 2014 lalu, tentang upaya mewujudkan kedaulatan yang salah satunya adalah kedaulatan energi untuk rakyat.

Berdasarkan siaran pers yang dikirim Penerangan Kodam Iskandar Muda kepada portalsatu.com, Senin, 11 Mei 2015, diketahui penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, dengan Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di PLN Kantor Pusat, Jakarta.

Nota kesepahaman yang berlaku selama dua tahun TMT 4 Mei 2015 hingga 20 Maret 2016 ini meliputi pendampingan oleh TNI AD pada proses penerimaan dan pengujian batubara, serta pelatihan personel dalam rangka pengujian kuantitas dan kualitas batu bara yang digunakan sebagai energi primer pembangkit PLN.

Kodim 0116/Nagan adalah salah satu satuan yang mendapat kepercayaan melaksanakan pendampingan pengujian kuantitas dan kualitas batu bara karena di Kabupaten Nagan Raya terdapat PLTU yang terletak di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir. Pengujian kuantitas dan kualitas batubara ini dipercayakan kepada enam personel yaitu Pelda Ibnu Sinar, Serka Safrizal, Sertu Safaruddin, Sertu Mei Indra Putra, Sertu Mawardi, dan Serda Roni Syaf Chandra.

Sebelumnya ke enam personel TNI AD ini telah melewati tes psikologi yang dilaksanakan oleh PLN dan Kodam Iskandar Muda. Setelah dinyatakan lulus personel tersebut melaksanakan pelatihan di Udiklat PLN, Semarang.

Selama pelatihan ke enam personel Kodim 0116/Nara menerima pelatihan tentang pengenalan batubara, SOP penerimaan batubara, perhitungan kuantitas batubara draught survey, trucking, belt coveyor, aktivitas penambangan, peralatan tambang dan persiapan infrastruktur dan sarana, sampling dan preparasi, penyimpanan batubara, analisis kualitas batubara dan alat uji kualitas batubara.

Selain kerja sama ini, pihak PLN juga meminta bantuan TNI Angkatan Darat untuk pengamanan daerah di sekitar objek PLN, seperti jalur transmisi yang sering mendapat gangguan. Ini dilakukan untuk menangkal semua hal yang menggangu kedaulatan energi Nasional.

Selain di Kabupaten Nagan Raya, pengujian kuantitas dan kualitas batubara dilaksanakan di 14 daerah lain yang meliputi lima lokasi di pulau Sumatra dan sembilan di pulau Jawa.[]

Sumber foto: Penerangan Kodam Iskandar Muda

Leave a Reply