Plafon Bolong, Kondisi Terminal Lhoksukon Memprihatinkan

Plafon Bolong, Kondisi Terminal Lhoksukon Memprihatinkan

LHOKSUKON – Kondisi bangunan utama Terminal Type B Lhoksukon, Aceh Utara kian memprihatinkan. Lebih dari sepertiga plafon di ruang tunggu penumpang telah ambruk sejak dua bulan lalu. Selain itu, bagian teras luar atau kanopi yang terbuat dari beton juga terancam ambruk.

“Kanopi beton itu sudah pernah ambruk pada bulan Oktober 2013 lalu, untungnya kala itu tidak ada korban jiwa. Padahal kala itu bangunan baru selesai direnovasi, sehingga terkesan dikerjakan asal jadi. Sekarang malah sudah mau ambruk lagi,” sebut M Ali Jafar, 45 tahun, agen Bus Putra Pelangi di Terminal Kota Lhoksukon, kepada portalsatu.com, Rabu 24 Juni 2015.

Selain kondisi bangunan yang tidak layak, hal serupa juga menimpa beberapa bagian badan jalan yang dipenuhi lubang besar. Saat musim hujan, lubang tersebut tertutupi genangan air sehingga membahayakan keselamatan penumpang saat ada Bus atau mobil yang masuk lubang.

“Kondisi bangunan dan jalan terminal yang tidak layak membuat sopir Bus enggan masuk terminal dan lebih memilih parkir di pinggiran jalan Medan – Banda Aceh,” timpal Fadli, 34 tahun, warga Desa Cibreik, Lhoksukon.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Utara, M Nasir saat dikonfirmasi via telfon seluler membenarkan kondisi tersebut. Dikatakan, proyek bangunan terminal itu merupakan milik Dinas Perhubungan Provinsi Aceh.

“Kemarin kita sudah mendapat kabar tentang kerusakan bangunan terminal. Namun proyek bangunan itu milik dinas provinsi jadi bukan wewenang kita. Tekait kerusakan jalan di dalam perkarangan terminal, akan kita tindak lanjuti. Untuk sementara akan kita timbun dengan pasir dan kerikil,” kata M Nasir.

Leave a Reply