PKS Banda Aceh Gelar Rapat Pimpinan Daerah

DENGAN lulusnya PKS sebagai salah satu Parpol peserta Pemilu, maka berbagai langkah dan upaya untuk menghadapi Pemilu 2014 segera dilakukan oleh PKS Banda Aceh. Salah satunya dengan melakukan konsolidasi seluruh jajaran struktur partai di level kota dan seluruh kecamatan dalam bentuk Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), dengan tema: Optimalisasi, Mobilisasi, dan Ekspansi Dakwah menuju Satu Besar 2014 di Banda Aceh.

Rapimda ini dilaksanakan pada hari Ahad, 27 Januari 2013, di Aula SKB Lampineung, yang turut dihadiri oleh Sekum PKS Aceh (H. Saifunsyah), Ketua Dardak 1 PKS Aceh (Iwan Sulaiman), Ketua PKS Bna (Subhan M. Isa), Sekum PKS Bna (Irwansyah Syafari), Wakil Ketua PKS Bna (Farid Nyak Umar), serta seluruh anggota DPRK Bna dari PKS. Sedangkan peserta Rapimda adalah seluruh pengurus DPD Bna serta ketua DPC PKS se-Banda Aceh dengan total peserta mencapai 110 orang.

Adapun target dari pelaksanaan Rapimda ini adalah konsolidasi jajaran pengurus menghadapi Pemilu 2014, Menyusun program kerja utk menjadi pemenang di Banda Aceh, Pencanangan target menjadi nomor 1 di 2014 serta Peresmian Timses Pemenangan Pemilu.

Dalam sambutan saat pembukaan Rapimda, Sekum DPW menyampaikan amanah kepada seluruh jajaran pengurus untuk mengencangkan ikat pinggang dan merapatkan saf untuk menghadapi masa kampanye yang sangat panjang ini (mencapai setahun), serta memperbanyak waktu untuk turun ke lapisan masyarakat di wilayah masing-masing.

Seluruh kader harus memiliki tanggungan wilayah tugas masing-masing, tidak ada desa dan dusun-dusun di seluruh Banda Aceh yang tidak disentuh oleh Kader PKS dengan rangkaian komunikasi, pelayanan, dan penyuluhan-penyuluhan. Semua dilakukan dengan target agar warga Kota Banda Aceh bisa semakin jatuh cinta kepada PKS.

Rapimda PKS Banda Aceh juga menghasilkan beberapa hal strategis termasuk tentang Pencalegan untuk DPRK 2014. Menindaklanjuti arahan dari DPP dan DPW PKS, maka caleg-caleg yang disusun untuk DPRK adalah sosok-sosok figur yang punya integritas dan elektabilitas, dengan komposisi dari kader dan tokoh masyarakat. Seluruh daerah pemilihan di Banda Aceh terdapat kandidat bakal CAD dari kalangan eksternal yang bahkan diisi oleh beberapa Keuchik (Kepala Desa).

Kriteria yang ditetapkan PKS untuk maju dalam Pemilu 2014 antara lain, kandidat internal dilihat dari usia kaderisasi sang calon serta dipilih dengan suara terbanyak oleh kader, dan untuk kandidat yang berasal dari tokoh eksternal harus memiliki moralitas yang baik.

Terkait dengan wacana penyesuaian daerah pemilihan Banda Aceh, PKS Banda Aceh menyatakan kesiapannya terhadap apapun opsi yang ditawarkan oleh KIP. Baik opsi dengan dapil tetap maupun opsi pengurangan jumlah dapil (dari 5 dapil menjadi 4 dapil).

Irwansyah Syafari, Sekretaris Umum PKS Banda Aceh

  • Uncategorized

Leave a Reply