Petani semangka di Pidie panen raya

PETANI buah semangka di Kabupaten Pidie, Aceh, memasuki panen raya. Kawasan penghasil semangka yang sedang panen raya di Pidie di antaranya, Kecamatan Indrajaya, Peukan Baro, Mila, Mutiara dan Padang Tiji.

Sebagian besar tanaman sampingan pendukung ekonomi keluarga itu ditanami petani di lahan sawah usai panen padi. Tujuannya, mengisi kekosongan lahan sebelum masuk ke musim tanam. Ada juga semangka yang ditanam di kebun dekat lahan sawah atau lereng perbukitan.

Buah semangka yang mengandung air cukup besar itu sekarang mulai membanjiri pasar tradisional dan pasar swalayan setempat. Ada juga yang dipasarkan ke Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Petani Semangka di Dusun Kuta Buloh, Desa Pante Garot, Kecamatan Indarajaya, Maimun, Kamis 20 Juni 2013, mengatakan, karena memasuki panen raya harga semangka menurun drastis.

Misalnya, kata dia, untuk buah kualitas terbaik (ukuran besar lima kilogram ke atas) dari harga di tingkat petani sebelumnya Rp2.500 per kilogram, sekarang turun menjadi Rp1.300. Sedangkan buah kualitas sedang (ukuran tiga hingga empat kilogram) dari sebelumnya Rp2.000 per kilogram, turun menjadi Rp1.000 per kilogram.

“Biasanya harga semangka yang isinya warna kuning lebih tinggi harga berkisar Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram. Tapi saat musim panen seperti sekarang sama saja harga warna merah sama saja,” kata Mursalin, petani lainnya. | AMIRUDDIN A REUBEE

 

Catatan: Warta Pangan Aceh adalah media yang diterbitkan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh bekerjasama dengan Tabloid The Atjeh Times, grup ATJEHPOSTcom

  • Uncategorized

Leave a Reply