Pertamina dan Saudi Aramco segera ajukan kajian ke Menkeu

PERTAMINA dan Saudi Aramco berencana akan mengajukan kajian pembuatan kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari ke Kementerian Keuangan Maret nanti. Kajian tersebut akan menentukan insentif yang akan diberikan oleh pemerintah untuk membangun kilang tersebut.

"Bulan Maret nanti akan kita ajukan ke Kemenkeu untuk segera dapat dilakukan studi kelayakan," tegas VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada merdeka.com, Selasa (5/2).

Ali menambahkan kerjasama pembangunan kilang tersebut adalah proyek kedua setelah sebelumnya Pertamina telah melakukan kerjasama dengan Kuwait Petroleum. Namun, hingga saat ini pemerintah belum menyetujui insentif yang diberikan Kuwait tersebut.

"Kilang ini proyek kedua, kan sebelumnya kita pernah kerjasama dengan Kuwait. Kita kan mau bangun dua kilang, yang pertama dengan Kuwait dan sekarang dengan Saudi, masing-masing 300.000 bph," kata dia.

Februari tahun lalu, Pertamina telah melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Saudi Aramco untuk melakukan kajian bersama pembangunan kilang di Tuban, Jawa Timur. Kilang tersebut nantinya akan mengolah minyak mentah yang sebagian besar dipasok dari Saudi Aramco.

Dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Presiden SBY juga telah membahas proyek yang bernilai USD 8 miliar tersebut. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply