Persahabatan, kunci hubungan cinta yang langgeng

SEORANG suami atau istri sebaiknya juga bisa menjadi sahabat yang baik bagi pasangannya. Sebab penelitian terbaru mengungkap bahwa fondasi hubungan yang langgeng adalah kedua pasangan yang menjunjung tinggi hubungan pertemanan.

Sementara itu, jika pasangan hanya mencari romantisme dan kepuasan seksual semata, hubungan cinta tersebut dipastikan tidak akan bertahan lama.

Sebagaimana dilansir dari Your Tango, penelitian dalam Journal of Social and Personal Relationships ini tepatnya juga menemukan fakta lain yang menarik. Ternyata, persahabatan dan kualitas waktu yang dihabiskan bersama menjadi faktor utama yang menentukan suksesnya sebuah hubungan cinta.

Sekarang, ambil saja contoh kasus perselingkuhan. Beberapa alasan orang yang selingkuh sering menyebutkan hal-hal berikut ini.

  • Dia tidak pernah mendukungku.
  • Dia tidak mau menghabiskan waktu bersamaku.
  • Dia tidak mengerti aku.
  • Dia tidak mau mendengarkan aku.
  • Aku tidak yakin apakah dia mencintaiku.
  • Dia selalu mengeluh.


Bukankah seluruh pernyataan itu bertentangan dengan inti dari sebuah persahabatan? Bayangkan jika Anda berada di tengah-tengah para sahabat. Perasaan atau pikiran seperti itu tidak akan terlintas dalam benak Anda bukan?

Anda selalu berusaha jujur pada sahabat, menantikan waktu untuk dihabiskan bersama, memberi perhatian lebih, mendengarkan dengan baik cerita mereka, dan selalu setia mendukung mereka. Lantas sekarang, apakah Anda juga sudah berbuat demikian dengan pasangan?

Jika Anda mengawali hubungan cinta melalui sebuah persahabatan, seharusnya Anda merasa beruntung dan bahagia. Namun jika pasangan Anda yang sekarang belum menjadi sahabat, belum ada kata terlambat untuk mulai mendekatinya kembali sebagai seorang teman sekaligus pasangan yang baik. | sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply