Perencanaan Keuangan Bagi Anda yang Dipromosi Naik Gaji

JAKARTA – Apakah anda termasuk seorang yang akan mendapatkan kenaikan gaji awal tahun ini? Bingung ingin dikemanakan uangnya? CEO & Chief Financial Planner ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie mencoba menjawabnya dengan beberapa tips di bawah ini.

Bagi Prita, kenaikan gaji harus disikapi dengan kepala dingin, tidak perlu gegabah, apalagi digunakan untuk hal yang sifatnya kesenangan semata atau konsumtif.

Seseorang perlu menyisihkan sebagian dananya dari gaji yang diperoleh setiap bulannya. Menurut Prita, kenaikan gaji sebaiknya disikapi dengan menyisihkan sebagian dana untuk investasi, minimal 15 persen dari gaji bagi yang sudah berkeluarga.

"Bahkan, kalau masih lajang kita sisihkan sampai 50 persen. Pertimbangannya, semua keuangan dikontrol sendiri. Jadi mumpung masih lajang. Jangan hanya untuk foya-foya. Untuk yang sudah berkeluarga sebaiknya menyisihkan 10 persen-15 persen. Pertimbangannya untuk biaya rutin 50 persen, cicilan 30 persen, investasi 15 persen, dan untuk biaya jaga-jaga 5 persen," ungkap Prita saat dihubungi detikFinance, di Jakarta, Minggu 13 Januari 2013.

Menurut Prita, hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan dana mendadak di masa depan. Ia juga memberikan

tips-tips bagi investor pemula yang bingung akan menginvestasikan dananya.

Bagi investor pemula, kata Prita, usahakan mereka tidak memiliki utang kartu kredit karena hal itu bisa menghambat dana yang akan diinvestasikan. Kemudian, seseorang harus punya dana darurat minimal 1 kali dari dana kebutuhan per bulan.

"Ini perlu karena jangan sampai kita investasi tapi kita tidak punya uang untuk pegangan," kata Prita.
Setelah itu, seseorang harus bisa menentukan produk keuangan yang sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing.

"Tentukan produk keuangan yang sesuai dengan inti financial kita. Kita punya dana berapa kemudian produk apa yang cocok untuk dana tersebut," terang Prita.

Hal yang paling penting, kata dia, mulailah dari hal yang kecil."Mulai dari yang kecil dan mulai dari sekarang. Itu kemauan, harus dipaksa. Jangan nunggu uang yang besar dulu baru investasi, itu nggak akan jadi-jadi," katanya.

Prita punya istilah yang perlu dipraktikan langsung yaitu HAPSARI atau Hanya Perlu Selembar Aja Sehari. Artinya investasi bisa dimulai dari dana yang kecil tanpa menunggu uang anda kumpul besar. "Itu penting," tutupnya.[] sumber : detik

  • Uncategorized

Leave a Reply