Penghitungan suara dimulai, kandidat Presiden Iran imbau masyarakat tetap tenang

PROSES penghitungan suara dalam pemilu Iran masih terus dilakukan. Enam kandidat presiden mengeluarkan pernyataan gabungan yang isinya mengimbau rakyat untuk tetap tenang.

Setelah sempat mengalami perpanjangan waktu, proses pemungutan suara akhirnya diakhiri pukul 22.00 waktu setempat. Perpanjangan waktu dilakukan karena besarnya jumlah pemilih dibanding pemilu 4 tahun lalu. Bahkan hingga menjelang pukul 18.00 waktu setempat, yang merupakan jadwal awal penutupan tempat pemungutan suara, masih terlihat antrean pemilih.

Hasil pemilu ini bisa segera diketahui beberapa jam ke depan. Namun demi menjaga ketertiban umum, keenam kandidat yang maju dalam pemilu ini mengimbau para pendukung masing-masing untuk tetap tenang hingga hasil resmi diumumkan.

"Kami meminta orang-orang agar tidak mempedulikan rumor soal parade kemenangan yang akan dilakukan dan kami minta jangan berkumpul sebelum hasil resmi diumumkan," demikian bunyi pernyataan gabungan mereka seperti dilansir AFP, Sabtu 15 Juni 2013.

Otoritas pemantau pemilu Iran, Guardian Council menyatakan, pemungutan suara kali ini berjalan lancar tanpa masalah apapun. Sedangkan pejabat setempat, Safar Ali Baratlou menuturkan bahwa jumlah pemilih dalam pilpres ini lebih banyak dibanding empat tahun lalu. Total ada 50,5 juta rakyat Iran yang memiliki hak suara.

"Jumlah pemilih lebih tinggi dari 4 tahun lalu. Nampaknya mencapai 70 persen," ucapnya.

Ada enam kandidat yang bersaing dalam pemilu kali ini. Mereka adalah Ali Akbar Velayati, Hassan Rohani, Mohsen Rezaeii, Mohammad Baqer Qalibaf, Saeed Jalili dan Mohammad Gharazi.

Hasil penghitungan suara akan diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri Iran pada Sabtu 15 Juni 2013 ini. Jika memang tidak ada kandidat yang meraih 50,1 persen suara mayoritas, maka akan digelar babak kedua. Kemungkinan babak kedua akan digelar pada seminggu kemudian, atau pada 21 Juni mendatang.[] sumber : detik

  • Uncategorized

Leave a Reply