Pengguna Vine capai 40 juta orang

LAYANAN video di Twitter, Vine, tak memerlukan waktu lama untuk menggaet pengguna. Kurang dari satu tahun sejak peluncuran, layanan video berdurasi 6 detik ini sudah mendapatkan 40 pengguna. Walaupun banyak orang mengkritik kemampuan merekam Vine yang lebih pendek dari produk Facebook, Instagram. Instagram bisa merekam video sembilan detik lebih lama daripada Vine.

Tetapi pengguna Vine tetap berdatangan. Vine pun mengumumkan ‘keberhasilannya’ melalui akun Twitter resmi miliknya. "Kami telah mengatakan ini tapi akan tetap mengatakannya lagi, komunitas ini,  sekarang memiliki 40 juta pengguna dari kalian semua, terima kasih telah menginspirasi kami,” tulis Vine.

Vine pertama kali dirilis di platform iOS pada akhir Januari 2013. Enam bulan kemudian Vine muncul di Android. Selama enam bulan sejak peluncuran, Vine sudah digunakan sekitar 13 juta orang.

Vine kemudian memperbaiki sejumlah fitur. Mereka menambahkan fitur share dan channel. Fitur tambahan ini mendongkrak jumlah penggunanya. Dalam dua bulan hingga Juli, pengguna Vine sudah mencapai 40 juta.

Facebook dan Twitter bersaing dalam layanan video. Ketika Vine diluncurkan Januari, pengunjung aktif Instagram, yang saat itu baru bisa mengunggah foto, sempat anjlok dari semula 16,3 juta menjadi hanya 7,6 juta per hari. Namun penurunan ini tak lepas pula dari perubahan salah satu pasal kebijakan hak cipta Instagram . Perubahan itu adalah hak membagi konten yang diunggah para pengguna untuk tujuan komersial tanpa kompensasi.

Juni lalu, Facebook mulai meluncurkan pesaing Vine. Mereka menyediakan layanan Instagram untuk video. | sumber: tempo

  • Uncategorized

Leave a Reply