Pengamat politik bilang Mubes Partai Aceh spektakuler

PENGAMAT politik Universitas Malikussaleh, Taufik Abdullah menilai Musyawarah Besar Partai Aceh yang dilaksanakan hari ini sesuatu yang luar biasa karena memberikan kejutan.

“Dari Pra Mubes langsung jadi Mubes, itu sesuatu yang spektakuler dalam tradisi partai politik. Ini kejutan yang luar biasa karena terjadi di luar perkiraaan banyak pihak,” ujar Taufik Abdullah kepada ATJEHPOSTcom, Sabtu, 2 Maret 2013.

Hasil Mubes yang memilih kembali Muzakir Manaf atau Mualem sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), kata Taufik Abdullah, harus mampu membawa dinamika yang lebih sehat untuk konsolidasi PA ke depan, karena PA menjadi tolok ukur keberlanjutan perdamaian di Aceh.

“Mualem harus melakukan konsolidasi ke dalam dan bersifat inklusif atau lebih terbuka dan elegan. PA harus menjadi partai yang bisa menaungi kepentingan Aceh hari ini,” ujar Dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unimal ini.

Sebab, kata Taufik Abdullah, PA secara geopolitik punya beban untuk menyelamatkan perdamaian dan menjaga konstitusi Aceh dalam NKRI sebagaimana komitmen delapan tahun lalu saat penandatangan MoU Helsinki.

“Beban-beban politik harus diselesaikan dengan tepat dan bijak, karena kewenangan-kewenangan Aceh yang belum bisa dituntaskan menjadi beban PA,” katanya.

Karena itu, Taufik melanjutkan, PA harus membuka diri dengan pemangku kepentingan baik di Aceh maupun pemerintah nasional. Selain itu harus siap membuka diri terhadap generasi muda yang punya potensi dan berkualitas untuk dilibatkan dalam PA.

“Harus ada penghargaan terhadap sumber daya manusia Aceh yang siap membantu PA. Dengan membuka diri terhadap SDM yang ada maka PA akan lebih berkualitas, beban yang diselesaikan jadi lebih mudah. Jika menutup diri justru jadi bumerang bagi PA,” katanya.

Taufik menambahkan, Mualem ke depan harus lebih progresif agar PA tidak hanya berbasis massa, tapi juga mengadopsi putra-putri terbaik sehingga menjadi partai kader yang lebih terpola dan terstruktur untuk mengurangi beban politik.

“Ke depan PA juga harus lebih transparan dan akuntable dalam dialektika politik,” katanya.

Disinggung soal usulan peserta Mubes agar Mualem merombak struktur organisasi PA, Taufik menyebutkan restrukturisasi memang harus dilakukan untuk penyegaran. "Namun, SDM yang potensial dan selama ini duduk dalam struktur PA harus tetap dipertahankan,"kata Taufik.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply