Pengalaman Presenter Metro TV Marischka Prudence Sepekan di Sabang

Bagi anda yang suka menonton televisi berita Metro TV pasti akrab dengan wajah Marischka Prudence. Nah, presenter cantik ini ternyata pernah menghabiskan waktu sepekan di Pulau Weh, Sabang. Ia pun menuliskan pengalamannya di blognya http://marischkaprudence.blogspot.com.

Dihubungi lewat akun twitternya pembaca ATJEHPOSTcom. Berikut tulisannya.

***

Siapapun yang sudah mengalami perjalanan ke Indonesia Timur pasti tidak menyangkal kalau dari segi pantai dan laut, Indonesia timur jawaranya. Namun, sayangnya traveling ke Indonesia timur itu kurang bersahabat bagi kantong. Keluhan pertama selalu karena tiket pesawat ke daerah timur itu mahal, belum lagi untuk lokasi lokasi tertentu yang harus naik perahu, apalagi yang sewa khusus benar benar bisa menguras kantong.

Padahal, salah satu hal yang benar benar bikin saya cinta Indonesia Timur itu air lautnya yang bening dan warnanya variatif tapi bikin pengen nyemplung disaat kita melihat air yang jernih.

Nah, di barat pun ternyata ada kok, dan saya yakin sebenarnya banyak karena belum explore aja jadi belum banyak referensi lokasi yang indahnya ya tidak kalah dengan Indonesia timur, namun kita bisa menikmati dengan budget yang jauh lebih rendah, baik untuk transportasi maupun akomodasi. Lokasinya di Pulau Weh, Aceh.

Tempat saya menginap saja harga kamarnya hanya 350 ribu rupiah per malam. Jangan bilang ini tidak murah dahulu, kalau lihat lokasinya yang setara resort, ini jauh lebih murah dibanding sewa resort, karena sebagian kamar persis ada di depan laut, dengan teras yang ada hammocknya, benar benar bikin betah. Ada juga budget room yang harganya 200 ribu per malam, tapi tidak ada AC, pilihan lain deluxe dengan harga 250 ribu per malam.

Kalau long stay, harga bisa jauh lebih murah, dari 130 ribu sampai 180 ribu per malam, tapi ga berlaku buat kamar yang persis di depan laut. Nah, kalau kesini, saran saya ambil kamar no 4 karena lokasinya paling bagus 🙂

Yang paling menyenangkan itu dermaga di penginapan ini, airnya jernih banget dan banyak ikan berkeliaran, mulai dari blue tang fish, longnose butterfly, dan beragam ikan berwarna warni yang bisa kita amati dari dermaga, dan bahkan tempat makan di penginapan.

 Buat yang tidak bisa diving, tetap wajib nyemplung ke laut, bisa langsung di dermaga aja, tinggal sewa masker, fin dan pelampung, cuma 15 ribu per item per hari, atau kalau mau lebih bagus tinggal nyebrang ke pulau rubiah di seberangnya.

Untuk makan bisa di penginapan, atau tinggal jalan kaki 10 menit sudah sampai di area yang banyak tempat makan dan pantai terbuka. Harga makanan disinipun budget friendly.

Oke, mari kita hitung hitungan budget. Tiket dari Jakarta ke Banda Aceh anggap saja sekitar 1,2 juta PP (bisa lebih murah tergantung season), kapal penyebrangan ke Sabang bisa naik kapal cepat 60 ribu (PP 120 ribu) atau kapal ferry sekitar 30 ribu (PP 60 ribu), menginap 6 hari 5 malam di kamar terbaik 2,1 juta, expenses untuk sewa alat untuk snorkeling misalnya 4 hari terus terusan mau nyemplung 180 ribu, makan seminggu 300 ribu, tambahan transportasi 500 ribu.

Jadi total total, sekitar 4juta untuk all expenses berlibur di area yang lautnya tidak kalah dengan Indonesia timur. Kalau mau lebih murah tentu saja sharing kamar dengan teman, jadi budget bisa turun, kalau share 3 orang budget jadi 2,7 juta per orang, dan kalau mau lebih ngirit ngirit dijamin bisa jauh lebih murah karena yang saya pilihkan itu kamar yang paling enak dan transportasi yang paling enak juga.

So, when you'll pack your bags and visit Weh Island? 🙂

@marischkaprue – work hard, travel hard.

Notes:
·      Penginapan: Iboih Inn, sebelum datang reservasi dulu ke +62811-841570 atau email ke iboih.inn@gmail.com. Di lobby dan tempat makan ada wifi gratis, so far Telkomsel dan Smartfren lancar jaya sinyalnya disini jadi bisa tetep online.
·      Kapal cepat dari Ulee Lhe (Banda Aceh – Pergi) setiap hari pukul 09.30 WIB dan 16.00 WIB, untuk pulang dari Balohan (Pulau Weh – Pulang) pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB.
·      Kapal Ferry setiap hari dari Balohan (Pulau Weh – Pulang) pukul 08.00 WIB, hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat pukul 14.00 WIB dari Ulee Lhe (Banda Aceh – Pergi), Kamis, Sabtu dan Minggu pukul 11.00 WIB dan 16.00 WIB dari Ulee Lhe (Banda Aceh – Pergi), sementara dari Balohan (Pulau Weh – Pulang) untuk hari Kamis, Sabtu dan Minggu di pukul 13.30 WIB.
·      Pilihan transportasi: Minibus, taksi, ojek atau becak dari Balohan ke kota Sabang (20 sampai 30 ribu),  ke Iboih 50 ribu per orang, sewa motor sekitar 100 ribu per hari, sepeda 50 ribu per hari, tergantung keahlian menawar masing masing.
·      Pilihan akomodasi lain di Iboih: Yulia's Bungalow (rate 60 ribu sampai 200 ribu per malam) telp: 0821-68564383, O'ong Bungalow (rate 50 ribu sampai 150 ribu per malam), Fatimah Bungalow (rate 120 ribu sampai 200 ribu per malam)

Untuk membaca tulisan Marischka Prudence yang lain, termasuk tentang Babi Jinak di Kilometer Nol, langsung aja ke blognya http://marischkaprudence.blogspot.com

  • Uncategorized

Leave a Reply