“Pengadaan Sapi Kebanyakan di APBA Perubahan, Ini APBA-P Saja Belum Apa-apa”

“Pengadaan Sapi Kebanyakan di APBA Perubahan, Ini APBA-P Saja Belum Apa-apa”

BANDA ACEH- Berdasarkan data P2K APBA Aceh, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh berada dalam daftar SKPA “berapor merah” beberapa waktu lalu. Memasuki 21 September 2015, dinas dipimpin Dr. Ir. M. Yunus, M.Sc., ini mulai meningkatkan serapan anggaran menjadi 25-34 persen dari target 50 persen yang harus dicapai pada akhir September 2015.

“Pokoknya target akhir tahun kami semaksimal mungkin. Kalau yang kita inginkan 95 persen, harus tercapai,” kata Drh. Marjuani, Sekeretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh ditemui portalsatu.com, Selasa, 22 September 2015.

Marjuani menyebut indikator untuk mencapai realisasi 95 persen sudah mulai tampak melalui peningkatan kinerja saat ini.  Kata dia, sebagian proyek fisik sedang dikerjakan dan ditargetkan semuanya tuntas pada awal Desember 2015.

“Karena kita pada (proyek) fisik yang besar, mungkin nanti disitu ada serapan anggaran yang besar juga. Kemudian ada pengadaan ternak sapi, kebanyakan nantinya di APBA Perubahan, karena aspirasi masyarakat. Jadi kita upayakan secepatnya, ini APBA-P saja belum apa-apa,” kata Marjuani.

Marjuani menyatakan pihaknya akan “gerak cepat” jika nantinya APBA-P 2015 sudah disahkan.

Menurut Marjuani, lambannya serapan APBA 2015 selama ini lantaran barang-barang yang dibutuhkan bersifat teknis.

“Kalau teknis harus dirakit terlebih dahulu, tidak bisa langsung pesan, ambil. Misalnya, mesin pemotong rumput, itu kan harus dirakit terlebih dahulu. Lama masa tender juga merupakan faktor mengapa tersendat dan lambannya serapan APBA,” ujarnya.[] (idg)

Foto: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh. @Dok. portalsatu.com

 

Leave a Reply