Peneror Bom Hotel Jakarta Asal Jambo Aye Diduga Hanya Iseng

TERSANGKA pelaku pengancaman bom Hotel Sparks di Jakarta, Ridwan, 26 tahun, diduga mulai terguncang jiwanya. Ia kerap termenung dan menyendiri sejak sang istri meninggal dunia.

Hal itu dikatakan Tengku Jumadi, Tuha Peut Desa Teupin Bayu yang juga kerabat dekat Ridwan saat dihubungi ATJEHPOST.co via telepon seluler, Selasa, 2 Maret 2015.

“Jiwa Ridwan mulai terguncang paska istrinya meninggal dunia. Apalagi istrinya meninggal dalam kondisi hamil empat bulan saat usia pernikahannya baru menginjak enam bulan,” katanya.

Ia mengatakan nomor handphone tujuan teror bom via SMS diperoleh Ridwan saat menonton televisi TV One di rumah.

“Sudah dua bulan terakhir Ridwan berada di kampung. Ia mengirim SMS itu setelah menonton TV One. Mungkin niatnya hanya iseng. Jiwanya sedikit terganggu. Bahkan ia kerap mengirim SMS tidak masuk akal kepada teman-teman almarhum istrinya,” kata Tengku Jumadi.

Hal senada disampaikan Umi Salamah, 50 tahun, ibu kandung Ridwan via seluler. “Anak saya tidak pernah pergi jauh. Paling jauh ya.. ke kawasan Tanjung Pura (Kampung istri Ridwan). Itu pun bisa pergi karena ikut berjualan di pasar malam, tidak lebih,” ujar Umi.

Sebagai ibu kandung yang melahirkan Ridwan, Umi Salamah berharap pihak kepolisian bisa melepaskan anaknya dari jeratan kasus tersebut.

“Anak saya itu sekarang seperti orang bodoh, dulunya sehat. Ia anak baik, tidak pernah melawan sama orang tua atau pun teman-teman. Sekarang ia sering termenung, bahkan ditegur pun sering tak digubris. Saya harap Pak Polisi bisa melepasnya karena saya yakin ia tidak bersalah. Jika anak saya telah melakukan kesalahan, saya minta maaf,” kata Umi Salamah.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply