Peneliti klaim, lumpur lapindo disebabkan oleh gempa bumi

Berdasarkan artikel terbaru yang diterbitkan di jurnal National Geoscience mengklaim bahwa semburan lumpur lapindo tidak disebabkan oleh pengeboran minyak di wilayah tersebut.

Peneliti menjelaskan bahwa berdasarkan bukti dan fakta yang dikumpulkan di lapangan, semburan lumpur panas tersebut dipicu oleh gejala alam, yakni gempa bumi.

Dilansir dari Softpedia (22/7), Stephen Miller, peneliti yang kini bekerja di Universitas Bonn, Jerman menjelaskan berdasarkan hasil investigasi, semburan lumpur tersebut terjadi setelah adanya gempa bumi.

Gempa bumi tersebut dipicu oleh gelombang seismic di wilayah tersebut. Gelombang seismic tersebut terjadi dalam jarak sekitar 150 kilometer dari pusat semburan dengan kekuatan 6.3 skala rikter (Gempa Jogja).

Gempa tersebut memicu pecahan pada lapisan batuan yang selama ini menutup lapisan lumpur. Hal tersebutlah yang menyebabkan semburan lumpur panas tersebut terjadi.

Namun tidak sedikit para ahli yang tidak sependapat terhadap teori tersebut. Sebagian peneliti masih menganggap bahwa eksploitasi gas lah yang menjadi penyebab semburan tersebut muncul. | sumber : merdeka

 

  • Uncategorized

Leave a Reply