Pendaftaran SBMPTN Dibuka Mulai Hari Ini

Jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai dibuka sejak hari ini, Senin, 12 Mei 2014.

Pendaftaran bisa langsung dilakukan oleh calon peserta hingga 6 Juni 2014 mendatang, melalui internet di laman www.sbmptn.or.id. Sejak diluncurkan pada 21 Maret lalu, panitia pusat SBMPTN telah mempersiapkan video tutorial tentang tata cara pendaftaran. Video ini untuk meminimalisir kesalahan dan kesukaran dalam proses pendaftaran, dapat diunduh di laman SBMPTN sejak 6 Mei 2014.

Kepala Humas Unsyiah, Dr. Ilham Maulana, dalam surat elektronik yang diterima atjehpost.com mengatakan, khusus untuk calon penerima beasiswa Bidikmisi, yang juga tercatat sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014, pendaftaran SBMPTN baru dapat dilakukan setelah pengumuman SNMPTN.

Kelulusan pada jalur SNMPTN 2014 akan diumumkan pada 27 Mei 2014. Calon penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan memperoleh Kode Acses Pendaftaran (KAP) dan Personal Identification Number (PIN) khusus untuk mendaftar SBMPTN, tanpa harus membayar biaya ujian.

“Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak diterima melalui jalur SNMPTN, dapat mendaftar di SBMPTN menggunakan KAP dan PIN yang diperoleh dari Bidikmisi tanpa harus membayar biaya ujian SBMPTN,” katanya.

Tahun 2014 ini, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan menerima 1.320 mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2014. Jumlah ini merupakan 30 persen dari total jumlah penerimaan mahasiswa baru di Unsyiah. Sebanyak 20 persen mahasiswa baru Unsyiah akan diterima melalui jalur mandiri atau Ujian Masuk Bersama (UMB), sementara 50 persen dari jumlah mahasiswa baru Unsyiah diterima melalui jalur SNMPTN.   

Sebelumnya, 23.107 calon mahasiswa terdaftar sebagai peserta SNMPTN di Unsyiah. Jumlah pendaftar beasiswa Bidikmisi di Unsyiah yang mendaftar melalui jalur SNMPTN sebanyak 6.360 orang.

“Unsyiah telah mengusulkan untuk memperoleh kuota penerima beasiswa Bidikmisi sebanyak 1.500 orang tahun ini,” katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply