Pemuda Bireuen Masih Dirawat di Rumah Sakit Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Jumra,28 tahun, pemuda asal Matang Glumpang Dua, Bireuen, yang terlibat kerusuhan di Desa Ujong Blang, Banda Sakti, Lhokseumawe, Minggu dinihari kemarin, hingga Senin sore masih dirawat di Rumah Sakit PMI Lhokseumawe.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Innova BK 1259 CS milik Jumra, dirusak massa di Desa Ujong Blang, Banda Sakti, Lhokseumawe, Minggu dinihari, 3 Juni 2012, sekitar pukul 01.00 Wib. Massa mengamuk setelah Jumra menyerang dua pemuda desa itu dengan pisau.

Pantauan The Atjeh Post, Senin, 4 Juni 2012 sore tadi sekitar pukul 15.00 Wib, Jumra berada di salah satu ruang rawat inap Rumah Sakit PMI Lhokseumawe. Ia berbaring di ranjang dan masih dipasang infus. Di sini juga ada Desi, gadis Ujong Blang yang mengaku tunangan Jumra.

“Kami sepakat menyelesaikan kejadian itu secara damai. Pihak Desa Ujong Blang dan pihak aparat desa tempat tinggal saya di Bireuen akan duduk bermusyawarah mencari solusi terbaik,” kata Jumra.

Menurut Jumra, kejadian itu berawal saat ia mengantar Desi ke rumahnya di Desa Ujong Blang, Sabtu malam, 2 Juni 2012, sekitar pukul 23.00 Wib. “Saya antar Desi setelah kami berbelanja untuk kebutuhan acara pernikahan kami,” katanya.

Sekitar setengah jam ia duduk bersama Desi dan keluarga gadis ini di dalam rumah, kata Jumra, tiba-tiba datang kepala lorong meminta dirinya segera pulang karena sudah larut malam.

“Setelah minta izin pada keluarga Desi, saya langsung ke luar rumah. Saat saya berada dalam mobil untuk berangkat pulang, tiba-tiba salah seorang pemuda Desa Ujong Blang berdiri di tengah jalan menghalangi mobil,” kata Jumra.

“Lalu, pemuda lainnya naik ke mobil dan langsung meninju saya dari belakang. Karena terus saja dipukuli, saya mengambil pisau dapur yang saya bawa dalam mobil untuk membela diri. Mungkin saat saya gerak-gerakkan pisau itu agar mereka tak lagi memukul saya, kena dua orang tergores pisau. Kemudian mereka menghancurkan mobil saya,” katanya.

Kata Jumra, akibat dikeroyok oleh sejumlah pemuda, ia mengalami luka gores di bagian bawah bahu kiri dan merasa sakit di bagian atas perut sehingga dirawat di rumah sakit.  “Saya tak mempermasalahkan lagi kejadian pengeroyokan terhadap saya. Yang penting, pelaku bersedia mengganti kerugian mobil yang saya bawa, karena rusak berat, jadi secara damai saja”.

“Mobil itu saya rental, ada gambar salah satu pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bireuen, karena saya tim suksesnya,” kata Jumra.[]

Berita sebelumnya:

Serang Dua Pemuda dengan Pisau, Mobil Warga Bireuen Dirusak Massa

Mobil Dirusak Massa di Lhokseumawe Milik Timses Calon Bupati Bireun?

Kapolsek Banda Sakti: Proses Hukum Kita Tunggu Hasil Rapat Desa Ujong Blang

  • Uncategorized

Leave a Reply