Pemerintahan ZIKIR Dinilai Belum Sejahterakan Petani Kopi Gayo

Pemerintahan ZIKIR Dinilai Belum Sejahterakan Petani Kopi Gayo

TAKENGON – Kebijakan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf (ZIKIR) dinilai belum mengarah kepada kesejahteraan petani di wilayah tengah Aceh yang dominan adalah petani kopi. Pucuk pimpinan Aceh saat ini juga dinilai belum bisa membawa nama kopi Gayo di kancah internasional.

“Tahun lalu setahu saya, Wagub juga berkunjung ke Amerika untuk promosi kopi Gayo. Tapi sepulangnya beliau dari sana juga belum ada hasil yang berarti untuk petani kopi Gayo. Kontrak baru juga tidak ada dengan pasar internasional,” kata Ketua LSM Sahabat Petani Kopi Gayo, Mustawalad, kepada portalsatu.com di Takengon, Sabtu, 27 Juni 2015.

Di sisi lain, beberapa janji Pemerintah Aceh untuk membangun jalan Bener Meriah-Simpang KKA Aceh Utara juga belum dapat dirasakan masyarakat dan penggiat kopi. Sehingga, kata dia, akses promosi kopi Gayo ke luar daerah masih terhambat.

“Jalan itu memang dalam pengerjaan. Tapi yang jelas 3 tahun sudah ZIKIR meminpin, janjinya itu belum dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selama ini, kata Mustawalad, petani kopi Gayo secara bersamaan mempromosi kopi Gayo di kancah nasional dan internasional tanpa bantuan dari Pemerintah Aceh.

“Saat ini kalau ada kegiatan apa misal dari daerah, ya kami bawa kopi Gayo ke luar daerah. Itulah langkah promosi kami,” ujarnya.

Mustawalad meminta agar Pemerintah Aceh di tangan ZIKIR untuk membentuk satu terobosan baru menyangkut pemodalan para pengusaha kopi lokal di wilayah Bener Meriah-Aceh Tengah. Pasalnya, kata dia, selama ini pengusaha lokal dibebankan dengan borok yang harus diserahkan ke Bank Aceh kala pengambilan modal. Di samping itu pengusaha lokal yang mengambil uang bank juga dibebankan bunga yang tinggi.

“Ada beberapa bank asing masuk ke Aceh Tengah, mereka menawarkan modal tanpa borok dan bunganya rendah, cuma 5 persen. Nah ini yang kita harapkan dapat dilakukan Bank Aceh selaku perusahaan perbankan daerah,” katanya.[](bna)

Leave a Reply