Pemerintah Diminta Serius Tanggapi Persoalan Kekerasan Terhadap Anak

Pemerintah Diminta Serius Tanggapi Persoalan Kekerasan Terhadap Anak

BANDA ACEH – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menuntut agar pemerintah lebih memerhatikan kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak. Selain itu, mereka juga meminta pihak berwajib lebih serius menangani kasus tersebut.

Tuntutan ini disampaikan oleh mahasiswa Unmuha dalam aksinya yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa, 6 Oktober 2015. Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Selain berorasi, mahasiswa juga membawa sejumlah poster dan spanduk.

Koordinator aksi, Muhammad Iqbal Faraby mengatakan, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak terus menyita perhatian publik. Pemerintah dan publik diminta untuk secara bersama-sama menghentikan kekerasan tersebut, karena kekerasan itu telah merenggut masa depan anak.

“Ini merupakan potret bahwa kita telah gagal menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, aman dan ramah bagi anak,” kata Iqbal.

Turut hadir dalam unjuk rasa tersebut, Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan. Anggota dewan ini mengaku hadir di lokasi untuk mendengarkan secara langsung aspirasi mahasiswa dan menyampaikannya ke parlemen dan Pemerintah Aceh.

Teuku Irwan Djohan bahkan ikut berorasi bersama mahasiswa. Dia mengatakan perlunya keterlibatan semua pihak untuk menjaga agar kasus-kasus serupa tidak terulang lagi. Dia juga meminta orang tua untuk mengawasi anak-anaknya.

Dalam orasinya, Teuku Irwan Djohan juga mengapresiasi semangat dan ketulusan mahasiswa yang berdemo walau tanpa ada bayaran.

“Kasus ini kalau tidak kita tanggapi secara serius maka yang kita takutkan akan timbul lagi kasus serupa dalam waktu dekat,” katanya.

“Nanti akan kita usahakan di sekolah-sekolah dipasang CCTV untuk memudahkan pengawasan, agar tindak kekerasan seperti pengeroyokan dan kasus serupa cepat diketahui oleh pengelola sekolah untuk pencegahan,” kata Irwan Djohan.[](bna)

Leave a Reply