Pemerintah Didesak Tangani Kerusakan Jalan Lubuk Layu Aceh Selatan

Pemerintah Didesak Tangani Kerusakan Jalan Lubuk Layu Aceh Selatan

BANDA ACEH – Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil (SuRaDT) bersama Ikatan Pelajar Mahasiswa Samadua (IMPS) mendesak pemerintah untuk segera menangani kerusakan jalan Pratu Anwar Bugis, Gampong Lubuk Layu, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

“Jalan tersebut rusak parah, bahkan badan jalan tersebut amblas terkikis abrasi sungai beberapa waktu lalu. Tak hanya badan jalan, sawah masyarakat pun ikut terkena abrasi. Sehingga juga dibutuhkan tebing pengamanan pada badan jalan tersebut,” kata Ketua SuRaDT, Delky Nofrizal Qutni kepada portalsatu.com, Senin, 14 September 2015.

Menurutnya keberadaan jalan yang menghubungkan Gampong Lubuk Layu dan Gampong Jilatang tersebut memiliki peranan penting. Pasalnya jalan ini merupakan akses yang dilalui oleh masyarakat jika ingin menuju Gampong Lubuk Layu.

“Tidak hanya itu, jalan ini juga digunakan oleh masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,” ujar Delky.

Dia mengatakan rusaknya jalan sepanjang 2 kilometer tersebut membuat akses ke Gampong Lubuk Layu terganggu. Kerusakan ini juga membuat gampong tersebut menjadi terpencil dan terisolir dari gampong-gampong lainnya.

Sementara Ketua IMPS, Hariyadi, mengatakan badan jalan yang rusak tersebut telah menelan beberapa korban. Salah satunya adalah Sekretaris Gampong Jilatang yang jatuh saat melintasi jalan tersebut, sehingga yang bersangkutan mengalami luka berat.

“Ironisnya, jalan ini sudah mengalami kerusakan sejak dilanda banjir bandang tahun 2002 silam. Tetapi, hingga saat ini sudah sekitar 13 tahun tidak pernah dibangun kembali oleh pemerintah. Sudah tiga bupati yang memimpin Aceh Selatan, tapi jalan itu tetap terkesan diabaikan. Padahal sudah berkali-kali diusulkan oleh masyarakat. Apakah memang pemerintah Aceh Selatan tidak memiliki i’tikad untuk membangun jalan tersebut? wallahu alam,” ujar Hariyadi.

Ia juga menganjurkan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan meminta jalan ini diperbaikan kepada Pemerintah Aceh jika alasan keterbatasan anggaran.

“Kami yakin wakil rakyat Dapil 9 yang ada di DPR Aceh siap memperjuangkannya. Jangan biarkan masyarakat yang menanggung beban dikarenakan aksebilitas yang sangat memprihatinkan,” ujar Hariyadi.[](bna)

Foto: Ilustrasi jalan rusak

Leave a Reply