Pemerintah Aceh Timur Turunkan 30 Alat Berat Buka Akses Daerah Terpencil

IDI – Pemerintah Aceh Timur akan menurunkan 30 alat berat berupa excavator, buldozer dan greder ke kecamatan-kecamatan di Aceh Timur untuk membuka akses antarwilayah yang selama ini tidak dapat ditembus.

Ketigapuluh alat berat itu berupa greder 15 unit, excavator 10 unit, dan buldozer 5 unit. "Alat berat ini akan melakukan tugas-tugas yang telah kami programkan di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur," ujar Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib atau Rocky saat pembukaan program kerja seratus hari bupati-wakil bupati di lapangan Titi Baro, Senin 1 Oktober 2012.

Alat-alat berat itu dikerahkan untuk memperbaiki saluran-saluran dan rehabilitasi jembatan-jembatan tidak layak pakai. "Dengan demikian ke depan tidak ada lagi daerah terpencil dan terisolir di Aceh Timur sehingga mampu menciptakan dan meningkatkan laju pembangunan dan perekonomian bagi masyarakat," ujar Rocky.

Ia meminta kepada tim program kerja seratus hari untuk rapat evaluasi setiap pekan pada hari Jumat, agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dan dapat mengatasi segala hambatan.

"Kami meminta kepada pelaksana di lapangan agar tidak menyewakan alat-alat berat ini kepada pihak manapun sehingga seluruh pekerjaan yang telah diprogramkan dapat berjalan tepat waktu dan tepat guna," ujar Rocky.

Bupati mengatakan tidak akan segan memberikan sanksi kepada pelaksana lapangan yang menyewakan alat-alat berat itu. "Bagi siapa pun yang meminjam atau mengunakan peralatan berat ini untuk kepentingan pribadi maka ia akan berhadapan dengan hukum,” kata Rocky.

Ia juga berharap kepada seluruh jajaran instansi pemerintah dan masyarakat Aceh Timur mendukung kegiatan itu demi kepentingan bersama.[] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply