Pemerintah Aceh Tengah diminta serius rawat Danau Laut Tawar

LEMBAGA Swadaya Masyarakat Tajuk akan melayangkan surat protes kepada Gubernur Aceh melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh.

"Salah satunya adalah pengalokasian Kelompok Tani Pelaksana KBR (Kebun Bibit Rakyat) yang tidak ada hubungannya dengan Danau Laut Tawar, dan program dijalankan di kecamatan lain yang tidak ada hubungannya," kata Ketua LSM Tajuk Isranuddin Harun kepada ATJEHPOSTcom, di Takengon, Jum'at 31 Mei 2013.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kata dia, telah menyahuti keprihatinan dan kepedulian berbagai pihak terhadap pelestarian Danau Laut Tawar secara terbalik. Bahkan Pemkab Aceh Tengah, kata Tajuk, mengkampanyekan penyelamatan danau bertolak belakang dengan kebijakan yang ditentukan oleh Dinas Kehutanan Aceh Tengah.

"Padahal KBR program prioritas Kementerian Kehutanan sejak tahun 2010, sebagai upaya mendukung program penanaman di areal lahan sasaran rehabilitasi hutan," kata Isranuddin.

Ketua LSM Tajuk ini berharap, Gubernur dan pemkab Aceh Tengah untuk mempertimbangkan kembali pengalokasian program KBR yang memihak pelestarian Danau Laut Tawar. Apalagi danau itu sebagai hulu DAS Peusangan yang menghidupi beberapa kabupaten di Aceh.

"Sekarang program itu berpusat di Kecamatan Ketol sebanyak tujuh titik, itu tidak berhubungan dengan danau," ujarnya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply