Pemerintah Aceh libatkan Unsyiah dalam pembangunan rumah tahan gempa di Gayo

GUBERNUR Aceh Zaini Abdullah berterima kasih kepada TNI mulai dari Kodam, Korem, dan Kodim maupun Polri yakni Polda dan Polres serta lembaga yang bekerja keras di lapangan dalam membantu penanganan gempa Gayo.

Hal itu dikatakan Gubernur Zaini saat memimpin rapat penanganan darurat gempa Gayo di Mess Pemda Bener Meriah, Senin 15 Juli 2013.

Staf khusus gubernur, Fachrul Razi, mengutip pernyataan Gubernur Zaini yang menegaskan bahwa Pemerintah Aceh telah menetapkan tanggap darurat sejak 3 Juli hingga 16 Juli 2013.

Penanganan tanggap darurat berada di bawah kendali Badan Penanggulangan Bencana Aceh. Gubernur Aceh juga  telah mengeluarkan surat keputusan tanggap darurat berdasarkan rapat di Pendopo beberapa waktu lalu.

Penanganan selama masa tanggap darurat, kata Zaini Abdullah, juga melibatkan tiga universitas yaitu Universitas Syiah Kuala, Universitas Teuku Umar, dan Universitas Malikussaleh.

Sementara pascatanggap darurat, Pemerintah Aceh menetapkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Gayo akan dikendalikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi, kata gubernur, Pemerintah Aceh melibatkan Unsyiah untuk pembangunan rumah tahan gempa dengan beton ringan di Bener meriah dan Aceh Tengah.

Zaini Abdullah, kata Fachrul Razi, juga menyatakan bahwa kantor gubernur pindah ke Bener Meriah dan Aceh Tengah sampai Agustus 2013.

"Kantor gubernur di Bener Meriah akan bergantian dengan setiap dinas provinsi yang akan berkantor di Bener Meriah dan Aceh Tengah," ujar gubernur.

Gubernur mengatakan hingga Agustus akan dievaluasi apakah pemindahan kantor diperpanjang atau tidak.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Aceh Zaini Abdullah memimpin rapat penanganan tanggap darurat gempa Gayo.

Dalam rapat itu, Danrem Lilawangsa Kolonel Inf Hipdizah memaparkan laporan penanganan selama tanggap darurat. Selain Danrem ikut juga memberikan laporan dari Kodim Aceh Tengah dan Staf Kodam Iskandar Muda.

Laporan yang disampaikan itu penanganan dari 3 Juli 2013 hingga 15 Juli 2013 meliputi pencarian korban hilang, penanganan pengungsi, kesehatan pengungsi, pembagian dan penerimaan logistik bantuan untuk korban gempa di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Pemaparan laporan darurat gempa Gayo ini dihadiri oleh Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani beserta muspida plus. Namun perwakilan dari Muspida plus Aceh Tengah, termasuk Bupati Aceh Tengah Nasaruddin tidak terlihat di forum. [] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply