Pemerintah Aceh dan DPRA Diminta Segera Tuntaskan Pembahasan APBA

PEMBAHASAN Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) hasil koreksi Kementerian Dalam Negeri belum juga tuntas dibahas. Kondisi ini dinilai oleh Direktur Forum Pemantau dan Pendidikan Demokrasi (Formandiksi), Srabah Yudi, sangat mengkhawatirkan terhadap kelangsungan pembangunan Aceh satu tahun ke depan.

"Kami meminta kepada Pemerintah Aceh dan DPR untuk bekerja ekstra menuntaskan segala problem terkait APBA. Seharusnya Pemerintah bersama DPR Aceh bekerja siang dan malam untuk segera menuntaskan pembahasan APBA," kata Srabah Yudi melalui siaran pers kepada ATJEHPOST.co, Selasa, 24 Februari 2015.

Srabah menilai keterlambatan pengesahan APBA membuat Pemerintah Aceh dan DPRA tidak memiliki waktu bersantai. Pasalnya, seharusnya APBA sudah disahkan paling telat akhir 2014.

"Namun kenyataannya, karena berbagai problem, menjelang bulan 3 tahun 2015 belum juga selesai pembahasan," ujar Yudi.

Ia meminta Pemerintah Aceh dan dewan tidak lagi mengulur-ngulur waktu terkait pembahasan dan penyelesaian APBA. "Apalagi jika itu karena persoalan tarik ulur kepentingan pemerintah dan DPR, mereka harus mengutamakan kepentingan masyarakat," katanya.

Di sisi lain, Srabah Yudi juga meminta Pemerintah Aceh dan DPRA tidak lagi memaksakan anggaran yang dicoret.

"Anggaran yang tidak diperbolehkan harus segera dialihkan untuk hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Jangan sampai uang rakyat Aceh hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok tertentu saja," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply