Pemerintah Aceh Barat tetap jalankan Perbup Busana Muslim

PEMERINTAH Aceh Barat menyatakan komitmen untuk tetap menjalankan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 tahun 2010 Tentang Busana Muslim. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Aceh Barat H. T. Alaidinsyah, di sela-sela menghadiri launching pusat jajajan Sudirman Square di Kota Meulaboh, Jumat 8 Maret 2012.

“Kita tetap berupaya dan terus menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat untuk berpakaian yang sesuai dengan busana muslim dan yang sopan. Artinya, tidak membentuk lekuk tubuh sehingga tidak memancing birahi nafsu orang lain,” kata Haji Tito.

Menurut dia, walau masyarakat saat ini masih banyak yang menggunakan pakaian ketat,  pemerintah akan terus berupaya meminimalisir dan memberikan pemahaman, serta mensosialisasikan  kepada masyarakat tentang bagaimana berbusana islami melalui majelis-majelis taklim.

“Jadi melalui majelis-majelis taklim juga kita lakukan sosilisasi, seperti pengajian dan pemahaman agama  kepada masyarakat, termasuk cara berpakaian yang islami,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani, mengatakan sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam penegakan syariat islam di bumi Teuku Umar ini.

“Apalagi sudah diatur dalam Perbup. MPU Aceh Barat sangat mendukung, dan kami siap membatu pemerintah,” kata dia.[] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply