Pemda Diminta Bantu Pembiayaan Ketrampilan untuk Napi Narkoba

BANDA ACEH – Pemerintah Daerah (Pemda) diminta membantu pembiayaan kegiatan ketrampilan bagi para napi narkoba, di tiap Lapas yang ada di Aceh saat ini. Pasalnya, kegiatan tersebut dianggap masih kurang mendapat respon positif dari kalangan Pemda.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Registasi Perawatan dan Bidang Khusus Narkotika Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Aceh, Ridwan Salam, kepada ATJEHPOSTcom, Senin 28 Januari 2013.

“Napi narkoba membutuhkan ketrampilan selama berada di Lapas. Tujuannya, agar ketika mereka keluar dari penjara nantinya dapat mandiri serta tidak lagi terjerumus dalam kasus yang sama,” kata Ridwan Salam.

Menurut dia, ketrampilan yang dimaksud seperti bengkel, kerajinanan dan lainnya. Semua ini, diberikan bagi para napi selama di penjara atau Lembaga Permasyarakatan.

“Namun apa yang kita lakukan saat ini masih kurang. Mungkin perlu keikutsertaan dari Pemda sehingga ketrampilan yang diberikan lebih maksimal,” katanya.

Saat ini, ujar dia lagi, banyak napi narkoba yang berulang kali masuk Lembaga Permasyarakat karena persoalan yang sama. Persoalan tersebut, seperti tidak adanya keahlian skill yang dimiliki oleh napi, sehingga setelah keluar penjara kembali terjerumus kepada kasus yang sama.

Sebelumnya diberitakan, rata-rata napi yang tersandung kasus narkotika, mengaku bahwa mereka jadi pengedar karena faktor ekonomi. Sempitnya lapangan kerja di Aceh mengakibatkan mereka mencari jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan.

“Faktor ekonomi jadi persoalan utama. Sempitnya lapangan kerja, mengakibatkan para pemuda mencari jalan pintas, salah satunya adalah dengan menjadi pengedar,” kata Ridwan.[bna]

Berita sebelumnya :

Mengenal Seseorang Kecanduan Narkoba

  • Uncategorized

Leave a Reply