Pembangunan Atjeh Town Square Dimulai

BANDA ACEH – Sebuah pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap mulai dibangun di lahan seluas 8.169 meter persegi, bekas terminal Seutui, Banda Aceh, Rabu (18/1). Pusat perbelanjaan milik Suzuya Group itu diberi nama Atjeh Town Square. Di pasar itu akan ada swalayan, pasaraya, pasar elektronik, game zone (permainan), tempat rekreasi keluarga, wisata kuliner, dan mushalla.

Dimulainya pembangunan Atjeh Town Square oleh PT Suritama Mahkota Kencana, ditandai peletakan batu pertama oleh Wali Kota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin MEngSc, kemarin siang.

Bangunan yang diperkirakan menelan dana tak kurang dari Rp 100 miliar itu, merupakan bangunan dengan desain paling modern di antara pusat-pusat perbelanjaan milik Suzuya Group lainnya di Indonesia.

Wali Kota usai melakukan peletakan batu pertama mengatakan, kehadiran Atjeh Town Square merupakan kabar gembira bagi para pencari kerja di Aceh. Sebab, pusat perbelanjaan itu diperkirakan bakal menampung sekitar 1.000 tenaga kerja.

Kepada pihak Suzuya Group yang merupakan pengelola Atjeh Town Square, Mawardy Nurdin berharap dalam merekrut tenaga kerja nantinya agar mengutamakan putra-putri lokal sebgai karyawan dan karyawatinya.

“Dengan terserapnya para pekerja lokal di Atjeh Town Square nantinya, akan mengurangi tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Banda Aceh. Akan ada multi-efek bagi warga kota setelah hadir Atjeh Town Square ini. Penjual makanan, penjual souvenir hingga tukang parkir juga bisa kita terlibat di sini, “ ujar Mawardy.

Mawardy menambahkan, Atjeh Town Square yang dibangun di tanah milik Pemko Banda Aceh, statusnya Bangun Guna Serah (BGS). Artinya, setelah bangunan itu rampung, selama 30 tahun dikelola oleh PT Suriatama Makota Kencana.

“Untuk tahun pertama, pengelola akan memberikan sewa tetap kepada Pemko sebesar Rp 400 juta. Di tahun kedua hingga 30 tahun selanjutnya, pengelola membayar sebesar 7,5 persen atau 2,3 miliar pertahun. Itu belum termasuk pajak-pajak dan hal lainnya,” sebut Mawardy.

Mawardy juga mengatakan, hadirnya Atjeh Town Square bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) serta menarik para pengunjung dari pesisir barat, selatan hingga utara Aceh, yang selama ini lebih memilih berbelanja ke Medan. | sumber: serambinews

  • Uncategorized

Leave a Reply