Pembahasan Rancangan Qanun Perkebunan Dilanjutkan Minggu Depan

BANDA ACEH – Pembahasan akhir Rancangan Qanun (Raqan) perkebunan akan dilakukan mulai Senin 27 Agustus 2012 mendatang. Hal ini dianggap penting mempercepat proses paripurna Raqan tadi.

"Pembahasannya mulai Senin. Saat ini masih belum aktif dan belum banyak yang masuk kantor," ujar Jamaluddin T Muku, anggota Pansus Raqan perkebunan, Jumat 24 Agustus 2012.

Menurut dia, keberadaan Raqan Perkebunan sangat penting bagi Aceh. Keberadaan Raqan ini diharapkan dapat membawa efek positif bagi perbaikan sektor perkebunan Aceh.

"Senin nanti kita bahas lagi. Kemarin libur sebentar karena Idul Fitri. Namun Raqan ini hampir rampung," jelas dia lagi.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) perkebunan yang masuk dalam Prolega 2012, telah memasuki tahapan perampungan. Keberadaan Raqan ini diharapkan dapat kembali membangkitkan sektor perkebunan Aceh yang terlantar semasa konflik.

“Saat ini sudah dalam tahapan perampungan. Pembahasannya sudah mencapai 80 persen,” ungkap Jamaluddin T Muku, anggota Komisi B DPR Aceh.

Menurutnya, untuk merampungkan Raqan perkebunan, anggota Pansus Raqan perkebunan beberapa waktu lalu telah melakukan konsultasi dengan sejumlah kementerian di Jakarta. Bahkan pada 8 Agustus 2012 lalu, anggota Pansus juga menggelar pertemuan langsung dengan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Nasir.

“Dalam pertemuan tersebut, Dirjen sangat mendukung program kemitraan yang dicantumkan dalam Raqan perkebunan,” ungkap politisi Partai Demokrat Aceh itu lagi.

Guna mempercepat pembahasan, lanjut dia lagi, Pansus dan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Nasir rencananya akan menggelar pertemuan ulang untuk membahas hal tersebut. Pertemuan tadi disepakati pada 30 hingga 31 Agustus mendatang.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply