Pelihara ayam dan koleksi guci jadi hobi anggota dewan ini

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Mansyur Nur Hakim, mempunyai hobi memelihara ayam dan mengoleksi guci-guci bersejarah.

"Saat pulang dari Gedung DPRA sekaligus refreshing, kita beri makan ayam disini," ujar Mansyur kepada ATJEHPOSTcom, saat ditemui dirumahnya, Sabtu, 25 Mei 2013.

Dia menyebutkan ayam hutan yang dipeliharanya sebanyak 2 ekor jantan dan betina dan diberi makan setiap hari berupa pakan olahan.

Jika sedang keluar daerah, dia menyampaikan kepada pembantu dirumahnya yang memberi makan. "Jangan sampai tidak makan ayam-ayam kita," katanya.

Dia mengatakan ayam hutan yang dipeliharanya cepat bosa, sehingga sering dilepas di pekarangan rumah untuk mencari ulat.

Dia mengatakan ayam jenis betina adalah jenis ayam seramang dari Malaysia. “Kita rencanakan kawin silang, sekarang baru bertelur lagi 7 butir,” kata dia. Dia membeli ayam tersebut sekitar 6 bulan lalu seharga Rp1 juta untuk ayam hutan sedangkan ayam seramang Rp500 ribu.

Selain memelihara ayam, hobi anggota dewan ini yang lain adalah mengoleksi guci dari daerah-daerah. Saat ini, kata dia, sudah ada ratusan guci koleksi dia yang dibeli dari daerah-daerah. Bahkan, dia menggelontorkan uang sampai ratusan juta rupiah untuk guci tersebut.

“Keinginan saya karena bisa jadi ini merupakan benda bersejarah,” kata dia.

Saat ini dirumahnya terdapat beberapa guci dari Gayo, Sigli, Calang dan beberapa tempat lainnya.
“Kalau ini punya nilai sejarah, harganya bisa mencuat naik,” kata dia.

Mansyur Nur Hakim adalah salah satu seniman nasional yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi A DPR Aceh.[](ma)

  • Uncategorized

Leave a Reply