Pelaku Kekerasan Aceh yang Ditangkap Membawa Bom

BANDA ACEH – Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Aceh menangkap enam orang yang diduga terlibat serentetan aksi kekerasan bersenjata di Aceh belakangan ini.

Aparat juga menyita bahan peledak yang diduga disiapkan untuk aksi kekerasan lanjutan.

Enam orang itu ditangkap di dua tempat berbeda di wilayah Aceh, yaitu di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Utara, Sabtu (10/03).

Tiga orang diantaranya ditangkap dalam perjalanan menuju kawasan barat Aceh, lengkap dengan barang bukti berupa lima bom pipa rakitan.

"Enam pelaku kedapatan mengangkut 5 jenis bahan peledakan pipa besi," kata Juru bicara Polda Aceh Komisaris Besar Gustav Leo kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon, Senin (12/03) sore.

Menurut Gustav, sebagian tersangka mengaku terlibat kasus kriminal sebelumnya di wilayah Aceh.

Siap diledakkan

"Mereka (membuat) pengakuan-pengakuan melakukan kasus kriminal sebelumnya," kata Gustav.

Namun demikian, lanjutnya, polisi sejauh ini belum mengkaitkan penangkapan enam orang ini dengan kasus-kasus terorisme.

"Kita belum sampai kesana", tandasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Saud Usman Nasution dalam jumpa pers Senin (12/03) sore, mengatakan, bom rakitan yang disita dari tersangka "siap diledakkan".

"Bom rakitan itu berupa empat tabung besi berukuran 50x15cm, lima gulungan kabel sepanjang 60 meter, serta enam lampu bohlam berukuran kecil," ungkap Saud Usman.

Penangkapan terhadap enam orang yang membawa bahan bom rakitan ini merupakan penangkapan pertama oleh aparat kepolisian setelah wilayah Aceh dilanda kekerasan bersenjata yang sedikitnya telah menewaskan lima warga sipil, termasuk pekerja pendatang dari luar Aceh serta melukai beberapa politisi asal Aceh. | sumber: bbc.co.uk

  • Uncategorized

Leave a Reply