Pejabat Mangkir Rapat, Bupati Bireuen Kesal

BIREUEN – Sebagian besar pejabat kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Bireuen akhir-akhir ini sering mangkir dari undangan rapat penting yang digelar di tingkat kabupaten. Meski rapat itu dihadiri dan dipimpin Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman.

Kondisi itu memantik kemarahan Nurdin Abdul Rahman. Seperti pada Rapat Musyawarah Forum Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bireuen di ruang rapat I Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Rabu, 7 Maret 2012.

Acara yang semula dijadwalkan pukul 08.30 Wib hingga selesai itu malah molor satu setengah jam. Karena sebagian pejabat kepala dinas belum hadir. Belakangan sebagian pejabat itu malah tidak hadir. Nurdin yang masuk ke ruangan rapat sekitar pukul 10.00 Wib langsung menyampaikan kekesalannya.

Saat itu segelintir kepala dinas sudah hadir. Tetapi sebagian besar dari kalangan pejabat eselon II dan III belum hadir. Malah beberapa pejabat eselon II yang hadir belakangan malah tidak masuk ke ruang rapat. Mereka berdiri saja menonton dari luar ruangan. Bisik-bisik terdengar, kalangan pejabat tak lagi loyal karena jabatan Nurdin hanya tinggal hitungan bulan.

Nurdin yang masa jabatannya akan berakhir 27 Juli 2012 mendatang itu menilai belakangan ini para kepala dinas, kepala bagian dan para camat kurang respon terhadap undangan untuk mengikuti rapat.

“Padahal rapat musyawarah forum SKPK ini penting sebagai persiapan Musrenbang Kabupaten untuk 2013,” ujarnya.

Seharusnya kata Nurdin, pejabat kepala dinas dan camat dapat memberi contoh kepada masyarakat."Bukan malah tokoh masyarakat yang diundang duluan hadir dari para pejabat." []

  • Uncategorized

Leave a Reply