“Pegang Tongkat Saat Khutbah Jumat Bukan Karena Lemah, Melainkan Sunnah”

“Pegang Tongkat Saat Khutbah Jumat Bukan Karena Lemah, Melainkan Sunnah”

BANDA ACEH- Terdengar dari segelintir orang mengatakan pegang tongkat saat khutbah Jumat adalah bid’ah. Padahal, pegang tongkat merupakan sunnah Rasul dan Khulafauurrasyidin, Jumat, 11 September 2015.

Hal tersebut dikatakan oleh tamu kehormatan, K.H. Muhammad Idrus Ramli saat memberikan tausiyah dan pemikiran tentang Islam pada Zikir dan Pawai Akbar Ahlus Sunnah Waljamaah (Aswaja) yang berlangsung di Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, kemarin, Kamis, 10 September 2015.

Katanya, dalam kitab hadis Imam Ahmad dalam Al Musnat, Imam Abu Daud dalam As Sunan dan Imam Ibnu Majah meriwayatkan, Saidina Al Hakam bin Hazn berkata, “Kami para sahabat menghadiri Jumat bersama Rasulullah saw., lalu beliau berdiri membaca khutbah dengan memegang tongkat.”

Di lain kesempatan, kata K.H. Muhammad Idrus Ramli, para sahabat juga melihat Saidina Abu Bakar, Umar bin Khathab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib juga memegang tongkat. “Orang Aceh dan orang Indonesia sejak dulu kalau membaca khutbah juga pegang tongkat,” katanya.

Namun, sekarang terdapat sebagian orang melaksanakan khutbah Jumat tidak memegang tongkat. “Kita Islamnya Rasulullah saw. dan para sahabat karena pegang tongkat. Bukan berarti orang yang pegang tongkat tersebut tidak kuat berdiri dan lemah, melainkan termasuk dalam sunnahnya khutbah,” ujar Ustaz Idrus.

Selain itu, ia juga mengatakan, baru-baru ini ada yang mengatakan bahwa salat qabliyah (sebelum) Jumat haram. Padahal, katanya, masa Nabi Muhammad saw., salat qabliyah (sebelum) Jumat tersebut sudah ada. [] (mal/*sar)

Leave a Reply