Pedagang minta pemerintah rampungkan Pasar Terpadu Lhoksukon

PEDAGANG yang selama ini berjualan di pasar kota Lhoksukon mendesak Pemerintah Aceh Utara segera merampungkan Pasar Terpadu Lhoksukon. Pasalnya lokasi pasar lama dinilai sudah tidak layak dan sering banjir saat hujan deras.
 
Permintaan itu disampaikan para pedagang melalui Haria Pasar Lhoksukon, Hasan Husaini pada ATJEHPOSTcom, Senin, 3 Juni 2013. Kata  dia, pemerintah mesti membenahi lokasi pusat pasar di ibukota Aceh Utara itu.

“Terkait pemindahan pedagang ke lokasi pasar terpadu, itu memang harus segera dilakukan. Tapi pemerintah harus menyelesaikan jalan masuk dulu, karena landasan tanah liat membuat jalan becek saat hujan. Selain itu kios yang telah dibangun di pasar terpadu belum cukup untuk menampung pedagang yang ada,” ujar Hasan.
 
Pedagang juga minta pemerintah mengevaluasi kebijakan tentang pembersihan saluran yang saat ini dilakukan melalui tender. Pola seperti ini dinilai tidak efektif.

“Dulu pembersihan saluran dilakukan di masing-masing lorong melibatkan masyarakat. Karena saluran selalu bersih, jarang terjadi banjir saat hujan. Sekarang semua ditender, tapi pelaksanaan di lapangan malah tidak berjalan. Lumpur dan kotoran terus mengendap mengakibatkan saluran sumbat,” katanya.

Kepala Satpol PP Aceh Utara, T Sulaiman ditemui di lokasi itu mengatakan  pihaknya siap mendukung pemindahan pedagang ke lokasi pasar terpadu. Kata dia, sudah seharusnya Camat Lhoksukon Naikalias Sadakata berkoordinasi dengan dinas terkait persoalan ini.

“Pihak kecamatan harus lebih pro aktif dalam membenahi wajah kota Lhoksukon. Kita siap mendukung pemindahan lokasi pasar agar Lhoksukon lebih indah sebagai wajah ibukota Aceh Utara,” ujarnya.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply