PB HAM Aceh Timur Gelar Diskusi Kampanye Melawan Lupa

LANGSA – Pos Bantuan HAM Aceh Timur bekerjasama dengan Universitas Samudra Langsa, Koalisi NGO HAM Aceh dan International Center Transitional Justice menggelar diskusi publik kampanye melawan lupa bertema kebenaran untuk masa depan, Rabu 2 Mei 2012.

Acara digelar di Aula Fakultas Hukum Universitas Samudra Langsa. Koordinator PB HAM Aceh Timur, Teguh Wirmadi, kepada The Atjeh Post mengatakan diskusi itu digelar selama sehari dengan peserta berjumlah 85 orang dari unsur mahasiswa, akademisi, pemerintah daerah, DPRK Aceh Timur, korban pelanggaran HAM, dan wartawan.

Tujuan diskusi tersebut, kata Teguh, untuk memasyarakatkan isu keadilan transisional di kalangan mahasiswa. "Selain itu juga untuk memperkuat aliansi yang selama ini telah dibangun koalisi NGO HAM Aceh dengan kalangan mahasiswa di beberapa kota utama di Aceh untuk advokasi HAM masa lalu," ujarnya.

Dalam diskusi tersebut juga akan didengarkan testimoni korban pelanggaran HAM masa lalu sebagai upaya menggali kebenaran untuk masa depan Aceh yang lebih baik.

Dijelaskan Teguh, dalam salah satu surat jawaban Komisi Nasional HAM RI kepada koalisi NGO HAM Aceh disebutkan bahwa tidak berlanjutnya penyelidikan yang dilakukan komisi tersebut di Aceh, antara lain akibat adanya perganntian komisioner Komnas HAM RI.

"Jadi, proses pelupaan atas peristiwa pelanggaran HAM di Aceh, ternyata juga dilakukan oleh komisi khusus yang sengaja dibentuk untuk menelisik dan menemukan cara agar korban mendapatkan keadilan."

"Karena itu, penyakit lupa atau serangan dahsyat atas upaya-upaya pelupaan pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh harus dilawan. Merawat dan mendokumentasikan kisah tragis yang dialami korban dan keluarganya, setidaknya dapat mengurangi rasa sakit dalam proses penyembuhan luka yang hingga kini masih saja belum tuntas penyelesaiannya," ujar Teguh.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply