Pasca Aksi Pria Bertopeng, Pekerja Perkebunan di Aceh Utara Mengungsi

LHOKSEUMAWE- Ekses kejadian percobaan perampokan yang dilakukan pria bertopeng di barak pekerja Perkebunan Inti Rakyat di Dusun Grup 4, Desa Sidomulyo, Kuta Makmur, Aceh Utara, Sabtu malam lalu, kini 80 pekerja kebun sawit itu telah mengungsi karena merasa trauma.

“80 pekerja mengungsi untuk sementara waktu, mereka trauma dengan aksi dua pria bertopeng yang menggunakan senjata api dan parang ingin merampok uang gaji para pekerja,” kata Fakhrurrazi, Kuasa Direktur Utama PT Kana 2.000 kepada The Atjeh Post lewat telpon selular, Senin siang, 9 Juli 2012.

Menurut Fakhrurrazi, para pekerja yang berada di bawah PT Kana 2.000 itu akan kembali ke lokasi perkebunan setelah situasi membaik. Saat ini, mereka mengungsi di rumah masing-masing di Kecamatan Kuta Makmur dan sekitarnya. “Kalau kondisi telah normal dan Mandor sudah pulih, nanti akan kita adakan peusijuek sebelum mereka kembali bekerja,” kata Fakhrurrazi yang akrab disapa F Rozi.

F Rozi berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus percobaan perampokan tersebut. Insiden itu, kata Rozi, secara tidak langsung membuat para pengusaha merasa tidak nyaman. “Kita khawatirkan investor luar takut masuk ke Aceh Utara kalau masih terjadi aksi bersenjata api seperti itu,” katanya.

Di Dusun Grup 4, Desa Sidomulyo, kata F Rozi, pihaknya sebagai rekanan di bawah PTPN telah menanam 37 ribu bibit kelapa sawit di lahan seluas 283 hektar. Kini, sawit tersebut dalam tahap perawatan dan tengah dilakukan pemagaran kebun dengan pagar kawat.

“Penanaman sawit itu adalah program revitalisasi perkebunan di Aceh Utara hasil kerja sama PTPN 1 dan PTPN 3,” kata F Rozi.

Sebelumnya diberitakan, Muhammad Yusuf,43 tahun, mandor pekerja Perkebunan Inti Rakyat (PIR) di Dusun Grup 4, Desa Sidomulyo, Kuta Makmur, Aceh Utara berhasil menggagalkan perampokan uang gaji para pekerja kebun sawit di dusun itu, Sabtu, 7 Juli 2012, sekitar pukul 19.15 Wib.

Informasi dihimpun The Atjeh Post, Minggu pagi, 8 Juli 2012, menyebutkan, dua pria bertopeng menggunakan senjata api laras panjang dan senjata tajam jenis parang yang mencoba merampok uang untuk pembayaran gaji para pekerja kebun sawit itu, terpaksa kabur setelah mendapat perlawanan dari Muhammad Yusuf.

Dalam insiden itu, senjata api jenis AK milik pelaku sempat meledak satu kali saat terjadi tarik-menarik senjata AK antara salah seorang pelaku dengan Muhammad Yusuf. Seorang pelaku lainnya membacok bagian kepala Muhammad Yusuf dengan parang hingga korban sempoyongan. Setelah itu, ke dua pelaku langsung kabur.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply