Panwaslu Aceh Selatan: Kalau Ada Kecurangan, Pihak Yang Dirugikan Silakan Lapor

BANDA ACEH – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Selatan belum mendapatkan laporan dari masyarakat maupun kandidat terkait dugaan kecurangan dalam Pilkada di daerah itu. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Panwaslu Aceh Selatan Satria Darma kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 30 Januari 2013.

Menurut Satria Darma, laporan kecurangan Pilkada hanya dilaporkan oleh pasangan M. Natsir dan Zulkifli (nomor urut 5) yang diusung Partai Aceh (PA) kepada pihaknya.

Laporan kecurangan itu, kata dia, adanya indikasi penggelembungan suara oleh tim Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Labuhan Haji Barat.

"Laporan yang dilakukan oleh pihak PA tersebut, setelah dilakukan chross check di lapangan tidak ada kecurangan tentang penggelembungan suara," kata Satria.

Dia mengatakan Panwaslu untuk saat ini tak bisa memastikan Pilkada ulang, sebelum ada laporan dari masyarakat atau kandidat tentang indikasi kecurangan penggelembungan suara dengan bukti lengkap.

“Kalau mau dilaksanakan pemilu ulang, ya pihak yang merasa dirugikan silakan melaporkan ke kita dilengkapi dengan bukti valid, dan kita akan pelajari. Setelah itu baru kita ambil keputusan tentang apakah layak atau tidak pemilu ulang sesuai dengan indikasi kecurangan tersebut,” ujar Satria Darma.

Sebelumnya diberitakan, calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan dari nomor urut 6, Wahyu Waly dan H. Irwan mengatakan ada temuan tentang indikasi kecurangan di Pilkada daerah itu, Selasa 29 Januari 2013.

Indikasi kecurangan itu, menurut pasangan nomor 6 itu berupa penggelembungan suara oleh tim PPK Labuhan Haji Barat. Namun hingga hari sore ini pukul 15.00 WIB, pasangan Wahyu-Irwan belum melaporkan hal ini ke Panwaslu.[](bna)

Berita sebelumnya:

Temukan Bukti Kecurangan, Kandidat Pilkada Aceh Selatan Akan Lapor ke Panwaslu

  • Uncategorized

Leave a Reply