Pansus Rancangan Qanun Pemisahan Dinas Dibentuk Pekan Ini

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh akan membentuk panitia khusus untuk pembahasan Rancangan Qanun (raqan) Perubahan Qanun Nomor 5 Tahun 2007 tentang susunan organisasi dan tata kerja dinas dan lembaga daerah Provinsi Aceh, dalam pekan ini.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Legislasi DPR Aceh Abdullah Saleh kepada ATJEHPOST.com, Kamis 8 November 2012.

Abdullah Saleh mengatakan Badan Legislasi sudah mengirimkan surat kepada masing-masing komisi untuk mengutus anggota dalam pembentukan panitia khusus rancangan qanun tersebut.

"Dalam Minggu ini akan dibentuk, karena ini termasuk qanun yang dipandang mendesak. Prinsipnya komulatif terbuka. Jadi meski sudah dibatasi raqan prioritas namun untuk hal-hal yang dianggap mendesak masih bisa dimasukkan," ujarnya.

Ia mengatakan pada prinsipnya Banleg DPRA menyahuti harapan Gubernur Aceh agar raqan itu dipercepat pembahasannya. "Tahun 2012 kita akan usahkan bisa disahkan, meski banyak hal yang perlu diselesaikan, kita memanfaatkan waktu sebaik mungkin," ujarnya.

Pembahasan rancangan qanun itu, kata dia, akan melibatkan para pakar untuk mengkaji.

"Jika sekarang kita tidak bisa mengatakan setuju atau tidaknya. Tapi kita berikan peluang bagi pansus untuk mengkaji, dan juga akan mendapat masukan-masukan saat RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum)," ujar Abdullah Saleh.

Rancangan qanun itu diserahkan eksekutif pada 10 Oktober 2012 lalu ke DPRA. Raqan ini memuat pemisahan beberapa dinas dan biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh. Dua dinas yang akan dipisahkan, seperti Dinas Pendapatan dan Keuangan, serta Dinas Perkebunan dan Kehutanan. Sedangkan satu biro yang akan dipecahkan, adalah Hukum dan Humas.[](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply