Panglima laot Simeulue bahas bom ikan di atas kapal perang

BOM ikan dan illegal fishing di perairan Simeulue menjadi topik pembahasan antara para panglima laot dengan Komandan Kapal Perang KRI OWA-354 Letkol Laut (P) Antonius Widyoutomo, Rabu 26 Juni 2013. Perbincangan digelar di atas kapal.

"Di laut Simeulue sering terjadi bom ikan yang dilakukan nelayan luar dan pencurian ikan. Kita minta supaya bisa diatasi secara maksimal," ujar Wakil Panglima Laot Simeulue Zulfan Amin KT.

Lebih dari 60 menit, pertemuan yang digelar diruang khusus rapat perwira itu, juga membahas illegal fishing, kondisi nelayan, dan peralatan tangkap ikan yang dimiliki nelayan, hingga persoalan bahaya menyelam di laut.

Menanggapi sejumlah keluhan itu, Letkol Laut (P) Antonius Widyoutomo mengatakan, bom ikan dan illegal fishing sangat dilarang.

"Diminta atau tidak diminta TNI AL tetap menghalau dan melarang. Bila ada nelayan melihat aksi-aksi terlarang itu, segera laporkan kepada aparat dan pemerintah terdekat," ujarnya.

Seusai pertemuan itu, para panglima laot diajak meninjau ruangan pusat kendali senjata yang dimilik KRI OWA354.

Sebelumnya diberitakan, KRI Oswald Siahan (OWA)-354, melego jangkar di pelabuhan kargo Kota Sinabang, Simeulue, Rabu, 26 Juni 2013.

Komandan KRI OWA-354 Letnan Kolonel Laut (P) Antonius Widyoutomo mengatakan selama di Simeulue akan digelar open ship kepada masyarakat umum. Kapal akan kembali berlayar pada Kamis 27 Juni 2013. [](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply