Panggung utama PKA dinilai mubazir

PANGGUNG utama arena Pekan Kebudayaan Aceh dinilai bentuk pemborosan anggaran karena jarang terpakai. Selain itu, panggung acara juga disebut tidak memberikan keuntungan pada pengunjung.

“Kemarin malam ada festival seudati di pentas utama tapi tidak padat. Tadi siang acara kosong,” kata kontingen dari Sabang yang tidak mau dituliskan namanya pada Selasa malam 24 September 2014.

Sementara pengunjung asal Aceh Utara, Andi kepada ATJEHPOSTcom mengatakan seharusnya panggung dan sound system bisa dimanfaatkan untuk seniman-seniman daerah.

“Kasihan mubazir, padahal itu pakai biaya besar juga,” katanya.

Panggung utama menggunakan riging berukuran besar sementara panggung permanen di area PKA tidak terpakai sama sekali.

Amatan ATJEHPOSTcom, sepanjang pelaksaan PKA, pada siang hari panggung utama terlihat kosong. Hanya Senin 23 September 2013 malam, panggung tersebut digelar festival seudati dan sebelumnya pertunjukan musik dari musisi muda Banda Aceh.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply