Pangdam: Rakyat Aceh Jangan Warisi Generasi Konflik

Pangdam: Rakyat Aceh Jangan Warisi Generasi Konflik

TAPAKTUAN – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto menegaskan, rakyat Aceh jangan mewarisi generasi konflik untuk menjaga keutuhan, kerukunan dan kenyamanan di segala sektor.

“Mari kita pelihara suasana damai. Jangan warisi generasi kita dengan konflik agar senantiasa nyaman dan aman melaksanakan ibadah, menggerakan pembangunan, DAN meningkatkan perekonomian,” katanya pada acara perletakan batu pertama pembangunan Kantor Danramil 014/Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat.

Pada acara yang dihadiri unsur Muspida Aceh Selatan plus itu, Pangdam menyatakan, konflik akan membuat rakyat rapuh dan terpuruk.

“Mari kita tingkatkan kerukunan tanpa dinodai konflik,” ucap jenderal bintang dua itu.

Menurut Pangdam, musuh tidak akan bergerak atau menyerang secara konvensional, tetapi mereka akan menyerbu dan merusak sendi-sendi kekuatan ekonomi dan kehidupan sehari-hari yang dimiliki masyarakat.

“Belum tentu musuh menyerang kita dengan senjata atau perang, karena mereka tau kita punya kekuatan. Mereka akan melumpuhkan organ-organ kekuatan kita dengan siasat, seperti pengaruh narkoba, ekonomi dan moralitas,” ujar dia.

Jika ideologi negara dicabik-cabik, TNI dan rakyat harus bergerak melakukan perlawanan.

“Kita selamatkan tanah tumpah darah, bangsa dan negara. Rakyat adalah ibu kandungnya TNI. Sebabnya TNI tidak akan menyakiti rakyat. Saya perintahkan semua prajurit TNI di wilayah Kodam IM untuk mengayomi dan bergandengan tangan dengan rakyat dalam memupuk kemakmuran, terutama peningkatkan swasembada pangan,” ujar Pangdam Agus Kriswanto.

Menanggapi gangguan keamanan kelompok kriminal yang kerap terjadi di pesisir timur Aceh yang dikhawatirkan menyebar ke wilayah pantai barat selatan Aceh, Pangdam menyatakan, TNI mendukung peran dan langkah kepolisian untuk menangkal dan mengantisipasi gejolak kriminalitas menyebar atau beralih ke pantai barat selatan Aceh.

“TNI/Polri bersama rakyat berusaha maksimal menjaga keamanan setiap jengkal Tanah Air dari tindakan kriminal. Tentunya tindak tanduk dan titik rawan yang mencurigakan diawasi dengan baik. Insyallah tindakan kriminal beransur membaik. Sejauh ini wilayah pantai barat selatan masih kondusif,” kata Pangdam.

Pada kesempatan itu, Pangdam Agus juga menyerahkan hadiah kepada Imum Mukim, Tgk Sulaiman sebesar Rp5 juta. Pangdam juga memberi hadiah kepada dua prajurit berpangkat Prada masing-masing Rp1 juta. | sumber: antara

 

Leave a Reply