Padang Terendam Banjir

Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sepanjang Kamis petang, 18 Oktober 2012, membuat sejumlah ruas jalan dan ratusan rumah warga, tergenang.

Situs berita riaupos.co melaporkan, tinggi air di sejumlah ruas jalan di Kota Padang rata-rata setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya, banyak motor dan mobil mati di tempat karena air masuk melalui knalpot.

Sejumlah ruas jalan yang paling parah tergenang diantaranya Pondok, Kampung Nias, Raden Saleh, Lolong, Lapai, HOS Cokroaminoto, Khatib Sulaiman, Tarandam, Purus, Sisingamangaraja, dr Sutomo, Gunungpangilun dan Seberangpadang.

Karena mesin mati di tempat, banyak pengendara yang memarkir kendaraanya di tepi jalan. Bahkan, ada juga sebagian warga yang memarkir kendaraannya di tengah jalan.

Seperti di kawasan Lolong, dan Raden Saleh. Tak sedikit pula pengendara yang mendorong kendaraannya. Akibatnya, sejumlah ruas jalan yang tergenang, menjadi macet. Tak hanya macet, penumpang angkutan kota pun terlantar.

Kodisi itu menyebabkan sebagian warga bersiap mengungsi sejak Kamis sore. Mereka khawatir banjir menerjang. Namun, karena hujan duluan mereda, niat mengungsi akhirnya diurungkan.

‘’Kami masih was-was, takut banjir susulan datang saat tengah malam nanti,’’ kata Afrizal, warga Raden Saleh.

Manajer Pusdalop Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sumbar Ade Edward mengatakan tingginya curah hujan kemarin, hanya terjadi di bagian hilir, tidak terjadi di hulu sungai.

‘’Curah hujan tidak tinggi. Kepastian ini, diperoleh setelah  dilakukan pemantauan dengan alat Closed-Circuit Television (CCTV) di Batang Kuranji dan Batang Arau. Tidak terlihat pergerakan air yang cukup tinggi di sana. Sehingga potensi banjir bandang juga relatif kecil,’’ ucapnya.

Ade mengatakan tergenangnya air di sejumlah ruas jalan, dikarenakan drainase kota tidak maksimal menampung debit air.

‘’Genangan air  itu, dengan sendiri akan hilang, seiring berhentinya hujan. Rata-rata daerah yang terkena banjir sekarang ini, daerah yang biasa tergenang saat hujan lebat. Ini sudah menjadi persoalan yang terjadi selama bertahun-tahun di Kota Padang,’’ ucapnya.| sumber: riaupos.co

  • Uncategorized

Leave a Reply