Wakil Wali Kota Langsa: Sebelum Damai, Persentase Angka Kemiskinan Aceh Tinggi

LANGSA – Wakil Wali Kota Langsa, Drs. Marzuki Hamid, MM mengatakan perdamaian Aceh harus diisi dengan persatuan dan pembangunan. Pasalnya, kata dia, perdamaian tersebut sangat sulit dicapai pada masa konflik dulunya.

“Masyarakat Aceh pada waktu itu sangat senang, gembira dengan lahirnya perdamaian dari kedua belah pihak,” ujar Marzuki Hamid kepada portalsatu.com di Langsa, Selasa, 11 Agustus 2015.

Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengisi perdamaian dengan persatuan dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Sebelum perdamaian MoU Helsinki, persentase angka kemiskinan di Aceh masih tinggi. Namun sejak perdamaian tersebut persentasenya semakin menurun walau angka pengangguran di Aceh masih di atas rata-rata nasional. Tapi angka 3 persen atau 4 persenkita capai dalam penurunan pengangguran setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu Marzuki Hamid mengatakan Pemko Langsa telah memaksimalkan alokasi dana otonomi khusus untuk beberapa bidang. Diantaranya adalah jasa kesehatan, pendidikan, membangun pelabuhan, pasar serta wilayah pemukiman.

“Jadi pusat perhatian dan konsentrasi pemerintah di beberapa bidang tersebut,” katanya.[](bna)

Leave a Reply