Home News Wabup Pidie Nilai Kegiatan Badan Ketahanan Pangan Ibarat Rapat Maulid

Wabup Pidie Nilai Kegiatan Badan Ketahanan Pangan Ibarat Rapat Maulid

52
0

SIGLI – Wakil Bupati Pidie, M. Iriawan, SE, merasa kecewa dengan kegiatan rapat turun ke sawah (Aceh: rapat tron u blang) yang digelar oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) setempat di Sigli, Selasa, 15 September 2015. Dia menilai kegiatan tersebut ibarat rapat maulid atau agenda tahunan tanpa ada terobosan baru.

“Saya melihat rapat ini tidak ada perubahan jadwal dari tahun lalu tanpa ada terobosan untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi padi,” ujar Iriawan.

Dia juga menyebutkan agenda rapat tersebut seperti di-copy paste dari tahun-tahun sebelumnya. Agenda rapat ini juga tidak memuat strategi bagaimana memajukan dunia pertanian di masa depan dan belum menawarkan terobosan baru metoda pola tanam yang menguntungkan petani.

“Setiap tahun rapat terus. Sedangkan hasil dari rapat turun ke sawah tidak pernah tercapai secara maksimal,” kata Wabup Pidie.

Dia juga mengkritisi kinerja BKPP Pidie yang tidak maksimal dalam memberikan informasi kepada petani. Baik mengenai pola tanam maupun metoda yang sesuai dengan topografi daerah masing-masing.

“Terobosan dan konsep tidak tergambarkan secara meyakinkan, bahkan implementasinya tidak sesuai dengan konsep yang dipaparkan dalam rapat ini,” kata Iriawan.

Sementara itu, Kepala BKPP Pidie, Teuku Sabirin, mengatakan rapat koordinasi turun ke sawah MT Rendengan 2015/2016 telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012, tentang ketahanan pangan yang berlandaskan kedaulatan pangan dan kemandirian pangan.

“Untuk itu Pemkab Pidie lebih mendahulukan program pembangunan ketahanan pangan sebagai pondasi awal dan sesuai dengan motto dari daerah Aceh, pang ulee buet ibadah, pang ulee hareukat meugoe (pekerjaan paling utama ibadah, dan mencari rezeki dengan cara membajak sawah),” katanya.[](bna)

Laporan: Zamah Sari