Home News TNI Ajak Kaum Muda Basmi Kemalasan

TNI Ajak Kaum Muda Basmi Kemalasan

87
0
MEULABOH – Dalam panen padi perdana di Gampong Darat, Meureubo, Aceh Barat, Komandan Korem (Dandrem) Korem 012/TU, Kol. Art. Ruruh, AS mengatakan bahwa TNI siap digandeng untuk memajukan pertanian.
“TNI siap membantu tanpa dibayar. TNI sudah ada gaji dari negara.  Program pertanian bagian daripada misi pertahanan,” kata Danrem, Sabtu, 29 Agustus 2015.
Kegiatan panen perdana di lahan seluas 825 hektar itu dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat, Korem 012/TU, dan Serikat Muda Aceh Barat (SAMBA). Musim tanam padi 2015 di Meureubo, Aceh Barat, pelaksanaannya di bawah koordinasi BP3K.
Kol. Art. Ruruh, AS juga mengajak semua kalangan, khususnya kaum muda untuk membasmi kemalasan. Untuk itu, menurut Ruruh, semua lahan kosong dan lahan tidur harus dimanfaatkan.
“Saya minta semua lahan kosong dan lahan tidur didata guna dimanfaatkan,” kata Ruruh.
Menurut Danrem, saat ini tidak ada alasan lagi bermalas-malas sebab  pemerintah telah menyediakan bibit, pupuk, dan obat-obatan kepada petani.
Dalam kesempatan tersebut Danrem mengajak seluruh komponen masyarakat terutama kalangan muda yang berhimpun dalam wadah SAMBA untuk sama-sama membasmi kemalasan demi kesejahteraan masyatakat ke depan.
“Korem 012/TU siap membantu masyarakat yang ingin maju melalui pertanian,” kata Ruruh.
Untuk itu Danrem menegaskan bahwa komunitas masyarakat boleh saja menggandeng TNI untuk pembangunan pertanian berkekanjutan. TNI siap membantu tanpa dibayar, karena TNI sudah ada gaji dari negara dan program pertanian merupakan bagian daripada misi pertahanan.
“Harapan saya, besok tidak ada lagi semak belukar di Aceh yang tidak dimanfaatkan,” tantang Dandrem.
Fuad Hadi, ketua SAMBA, mengapresiasi upaya TNI AD melalui Korem 012/TU dan Kodim 0105 Aceh Barat yang terjun langsung membantu masyarakat di sektor pertanian.
“Semoga niat baik ini bisa berjalan dengan lancar demi terciptanya kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” kata Fuad.
SAMBA sangat mengharapkan komitmen Danrem serta jajaran TNI AD agar mendukung penuh upaya-upaya petani dan pemuda yang ingin maju dan mandiri.
Ajakan itu, menurut Fuad karena ada masalah-masalah teknis dan prosedur birokrasi di pemerintahan yang membuat komunitas muda merasa kurang nyaman dalam menggerakkan program-program kemasyarakatan.
“Jadi, TNI perlu menggedor ini agar pemerintah sipil bek laloe dan tuwo droe,” kata Fuad.
Hadir dalam kesempatan tersebut: Danrem 012/TU, Kol. Art. Ruruh, AS, Kasrem 012/TU, Letkol Puguh, Kasiter 012/TU Mayor. Inf. Haris Siregar, Dandim 0105 Aceh Barat Letkol. Inf. Jaka Sutanta, S.Sos, Wakil Bupati Aceh Barat, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Jajaran Bulog Aceh Barat, Kepala SKPK terkait di lingkup Pemkab Aceh Barat, unsur Muspika Kecamatan Meurubo, para geuchik, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat di Meureubo. []