Home Headline Teror Bom Kembali Hantui Warga Ujong Pacu

Teror Bom Kembali Hantui Warga Ujong Pacu

66
0

LHOKSEUMAWE – Satu buah bom rakitan kembali ditemukan di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Rabu, 26 Agustus 2015 sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Kali ini bom tersebut ditemukan oleh warga di tambak milik Keuchik Ujong Pacu, Abu Bakar.

Abu Bakar saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan bom tersebut pertama kali dilihat oleh Abdurrahman, 35 tahun, warga setempat. Abdurrahman mengetahui adanya bom tersebut saat keluar dari rumahnya yang tak jauh dari lokasi. Saat itu dia melihat seekor burung berdiri tepat di atas benda aneh yang ada di tambak milik Abu Bakar.

“Melihat benda tersebut, Abdurrahman memberitahukan kepada saya, dan sewaktu kita lihat ternyata sebuah bom,” ujar Abu Bakar.

Dia lantas menghubungi pihak berwajib untuk mengamankan benda yang diduga bom tersebut. Hingga berita ini diturunkan, tim penjinak bom dari Detasemen B Jeulikat bersama personil Polres Lhokseumawe sedang mengevakuasi bom tersebut untuk dijinakkan.

Sebelumnya diberitakan, warga Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, juga menemukan satu bom rakitan di desanya pada Selasa, 25 Agustus 2015 sekitar pukul 15.00 WIB. Bom tersebut ditemukan M. Idris, salah satu warga setempat yang hendak memberikan pakan lele di tambak miliknya.

“Hanya berkisar 50 meter dari bom yang meledak sebelumnya. Menurutnya kemungkinan ada dua bom yang diletakkan pelaku kala itu. Namun yang meledak pada bulan lalu hanya satu,” ujar Keuchik Ujong Pacu, Abu Bakar.

Dia mengatakan sebelumnya warga setempat juga digegerkan oleh ledakan bom rakitan di kawasan tersebut. Abu Bakar mengatakan bom rakitan tersebut terbuat dari pipa besi.

“Saat ini (kemarin, Selasa, 25 Agustus 2015-red) sudah datang polisi ke lokasi, dan bom tersebut sudah diamankan,” ujar Abu Bakar.

Seperti diketahui, warga Ujong Pacu mendeklarasikan perang dengan pengedar narkoba di kawasan tersebut. Sikap tegas warga ini berbuntut dengan teror berupa ledakan bom di kawasan Ujong Pacu.

Teror bom pertama terjadi pada dinihari Kamis, 23 Juli 2015 lalu. Saat itu bom yang diletakkan di kawasan tambak warga tersebut tidak menelan korban jiwa. Selanjutnya dua bom rakitan kembali meledak di dekat pos ronda Gampong Ujong Pacu pada Sabtu, 8 Agustus 2015 sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam insiden kedua ini, delapan warga luka-luka hingga harus dirawat di Rumah Sakit milik PT Arun.[](bna)