Tekan Permasalahan Anak dan Perempuan, Kepala BP3A: Perlu Koordinasi

SABANG – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Dahlia, mengatakan permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan lintas sektor serta lintas wilayah.

“Perlunya koordinasi dan kerja sama yang erat untuk mencapai tujuan pembangunan bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” kata Dahlia saat rapat koordinasi Forum Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (FP3A) se-Sumatera, yang digelar di Kota Sabang, Kamis, 20 Agustus 2015.

Dia mengatakan rakor FP3A ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas berbagai program. Selain itu kegiatan tersebut juga berguna untuk mengurangi bahkan menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal senada dikatakan oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam saat membuka langsung kegiatan rakor yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut. Dia berharap melalui kegiatan itu, para peserta dapat berbagi ilmu guna menekan permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia umumnya, dan Sumatera pada khususnya.

“Qanun Pemerintah Aceh Nomor 11 tahun 2008 tentang perlindungan anak, dan Qanun Nomor 6 Tahun 2009 tentang standar pelayanan minimal, di bidang pelayanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan, telah mengisyaratkan pada semua pihak untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” katanya.[](bna)

Laporan: Razie Arda

Leave a Reply