Soal Wali Nanggroe, Jubir PA: Ghazali Abbas Jangan Ngelantur

BANDA ACEH – Juru Bicara DPA Partai Aceh, Suadi Sulaiman atau yang akrab disapa Adi Laweung, mengatakan wacana tentang pembubaran Lembaga Wali Nanggroe yang diwacanakan oleh salah satu senator Aceh, Drs. Ghazali Abbas Adan belakangan ini, merupakan bagian untuk mencari popularitas pribadinya.

“Dalam hal ini, Bang Ghazali Abbas jangan “ngelantur” lah. Tetapi dia sebagai salah satu anggota DPD Aceh, seharusnya memperjuangkan hak-hak Aceh di tingkat pemerintah pusat, yang sampai hari ini masih belum selesai. Bukan malah menciptakan suasana di Aceh untuk tidak kondusif,” kata Adi Laweung, kepada portalsatu.com, Minggu 30 Agustus 2015.

Katanya, pernyataan Ghazali Abbas tentang pembubaran Lembaga Wali Nanggroe itu sangat kontroversi dengan amanah undang-undang dan perdamaian Aceh.

“Bahkan pernyataan tersebut, bisa membuat preseden buruk terhadap dirinya, karena rakyat Aceh berharap kepada seluruh anggota DPD dan DPR RI asal Aceh di Senayan untuk bisa membangun Aceh ke depan, bukan malah menghancurkan apa yang sudah ada,” kata Adi Laweung.

“Jika pembubaran Lembaga Wali Nanggroe tetap dipaksakan oleh Bang Ghazali, maka sangat bertentangan dengan tugasnya sebagai senator RI, karena dia sedang gencar mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di Aceh selama ini. Karena, Lembaga Wali Nanggroe itu sudah sah dan sesuai dengan aturan perundang-undangan di negara republik Indonesia, dan bagian dari undang-undang juga,” ujarnya lagi.

Jadi, kata Adi Laweung, Ghazali Abbas jangan seperti pepatah orang Aceh. “Gob jak u laot geutanjoe pawang, gob jang muprang geutanjoe panglima (orang lain yang melaut kita jadi tekong, orang lain yang berperang kita jadi panglima),” kata Adi Laweung.

“Untuk itu, kita berharap kepada legislator dan senator Aceh lainnya yang ada di Senayan, supaya tetap bekerjasama dengan Pemerintah Aceh untuk membangun Aceh ke depan, termasuk dalam menyelesaikan berbagai kendala tentang regulasi Aceh yang menjadi perintah undang-undang dan amanah perdamaian,” ujarnya. [] (mal)

Leave a Reply