Skorsing Mahasiswa, Tindakan Rektor Unsyiah Dinilai Cacat Hukum

BANDA ACEH – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsyiah,  Iwan Sunaria, mengaku sangat menyesalkan keputusan rektor yang sepihak dalam memberhentikan sementara beberapa mahasiswa dari beberapa jurusan. Ia juga mengatakan bahwa keputusan rektor tersebut cacat hukum.

“Saya sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Pasalnya tidak ada peringatan terlebih dahulu atau pemanggilan, bahkan saya tahu informasi skorsing ini dari ketua himpunan lain,” ucap Iwan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa FISIP Unsyiah, kepada portalsatu.com.

Ia mengatakan bahwa acara temu ramah seluruh mahassiswa ilmu komunikasi itu sudah menjadi agenda rutin dan tidak menyalahi prosedur.

“Ini kan acara silaturahmi, tidak ada unsur perpeloncoannya kalau mau rundown acara kami kasih kok,” kata Iwan.

Ia juga menilai bahwa keputusan rektor tersebut cacat hukum dan bisa digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Keputusan seperti ini kan cacat hukum, seharusnya ada surat peringatan dulu. Paling tidak rektor memanggil kami untuk mendengar bagaimana duduk persoalan yang sebenarnya,” ucap Iwan.

Tak hanya Iwan, ada beberapa nama yang sudah diberhentikan sementara oleh Rektor Unsyiah karena menyelenggarakan acara silaturahmi. Seperti mahasiswa Psikologi dan beberapa mahasiswa lainya yang masih dalam tahap proses lebih lanjut.

“Saya harap janganlah asal skor, karena secara pribadi ini merugikan saya sebagai mahasiswa tingkat akhir,” kata Iwan.[] (mal)

 

Leave a Reply