Home News Siswa SD Paya Gajah Jadi Korban Tabrak Lari

Siswa SD Paya Gajah Jadi Korban Tabrak Lari

116
0

IDI RAYEUK- Muhammad Farel, 6 tahun, siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Paya Gajah,  Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, mengalami luka serius akibat kecelakaan saat pulang dari sekolah, tepatnya di Desa Paya Gajah, jalan lintas Medan-Banda Aceh sekitar Pukul 13.30 WIB, Selasa 6 Oktober 2015.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka  sobek di bagian wajah  dan patah di bagian kaki kirinya.

Pantauan wartawan di lapangan, sepeda motor jenis Kawasaki Ninja Nopol BL 3003 AY tergeletak di pinggir jalan. Sedangkan pengendaranya diduga sudah melarikan diri.

Menurut keterangan  salah satu saksi mata,  Nurhayati, 35 tahun, kepada portalsatu.com   menyebutkan saat itu Farel (korban) keluar dengan temannya hendak menyeberang jalan, namun tiba –tiba sepeda motor melaju cepat dari arah Medan sehingga menabrak korban hingga terpental.

“Tadi saya melihat si Farel( korban) ingin menyeberang dengan teman-temanya, namun tiba -tiba datang  sepeda motor dari arah Medan langsung menabraknya hingga jatuh,” katanya.

Nurhayati menyebutkan siswa SD N Payah Gajah sering terjadi kecelakaan  saat pulang sekolah. Hal ini diduga akibat tidak ada pengamanan pihak sekolah saat anak-anak menyeberang jalan di waktu pulang.

“Ini bukan kejadian yang pertama kalinya. Namun disini juga sering anak sekolah kecelakaan. Saya sendiri disini sudah tidak tahan melihat anak-anak yang kecil  ditabrak tanpa pengawasan pihak sekolah,” katanya.

motor pelaku

Sementara itu salah satu guru SD N Paya Gajah yang enggan menyebut namanya saat diwawancaarai portalsatu.com mengakui kurangnya pengawasan dari pihak sekolah untuk siswanya hingga terjadi kecelakaan.

“Ya, untuk pengamanan kita disini tidak ada, dulunya memang ada Satpol PP yang bertugas tapi sekarang tidak ada lagi,” ujarnya.

Kemudian saat ditannyai wartawan mengapa tidak ditugaskan salah seorang guru piket untuk melakukan pengamanan saat siswa  keluar dari sekolah? Guru tersebut menjawab,”Tugas kitakan hanya di sekolah. Kalau bel pulang sudah berbunyi itu bukan tanggung jawab kita lagi,” ujarnya.

Korban kini sudah dilarikan ke Pukesmas desa setempat guna untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan pelakunya kabur dan kini sepeda motor sudah diamankan pihak kepolisian  kecamatan Peureulak Barat. [] (mal)