“Seluruh Mantan GAM Bakal Bersatu Jika Mualem-Sofyan Dawood Berpasangan”

BANDA ACEH – Mantan tahanan politik, Muhammad MTA, menilai Muzakir Manaf layak disandingkan dengan Sofyan Dawood di pemilihan kepala daerah 2017 mendatang. Hal ini menyikapi realitas politik Aceh kekinian dan demi mempersatukan GAM, terutama eks-kombantan.

“Sepuluh tahun kepemimpinan GAM, dua periode, tidak mampu dalam menjaga ritme politik dan konsolidasi GAM demi memberikan kenyamanan bagi Aceh. Saya yakin Muzakkir Manaf dan Sofyan Dawod sangat representatif untuk membawa kembali GAM kepada orientasi awal berlandaskan kepada cita-cita perdamaian. Hanya para panglima yang bisa menyatukan tentara-tentaranya, kita dorong untuk bersatu, untuk kebaikan,” ujar Muhammad MTA melalui siaran pers kepada portalsatu.com, Senin, 5 Oktober 2015.

Menurutnya secara politik, Muzakir Manaf dan Sofyan Dawood sangat mengental di pihak bersebrangan. Dia menilai jika keduanya bersatu maka akan bisa lebih mudah dalam mewujudkan cita-cita mensejahterakan rakyat Aceh.

“Karena semua eks-kombatan akan terkonsolidasi dengan baik dalam menopang cita-cita pembangunan di Aceh,” ujarnya.

“Saya berkeyakinan, dua mantan panglima besar GAM ini akan mampu melakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak, baik di Aceh maupun di Jakarta,” katanya lagi.

Muhammad MTA menilai dengan kepemimpinan Aceh yang ada pada ke dua orang ini, tentunya mereka akan melakukan kondolidasi secara menyeluruh, termasuk dengan semua komponen sipil dan mahasiswa.

“Dengan demikian, maka saya berkeyakinan seluruh eks-kombantan akan bersatu untuk mendukung pasangan Mualem-Sofyan Dawod ini, karena mereka adalah panglima tertinggi saat perang berkecamuk. Ini pandangan saya, yang terpenting eks-kombantan bersatu untuk mewujudkan cita-cita perdamaian yang selama ini jauh dari harapan,” katanya.[](bna)

Leave a Reply